Rabu, 6 Mei 2026

Megawati 'Curhat' Dicap PKI: Soekarno dan Pak Jokowi Dituduh Komunis

Cap komunis dan PKI (Partai Komunis Indonesia) yang dialamatkan sekelompok orang ke PDIP ternyata membuat kesal Megawati

Tayang:
(KOMPAS/YUNIADHI AGUNG)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri 

Lebih lanjut, Megawati mengatakan, sebagai Presiden Ke-5 RI, ia juga memiliki bintang tanda pangkat khusus.

"Jadi ngomong itu hati-hati.

Mulut itu pikiran Anda.

Bayangkan.

Pak Jokowi dipaksa harus mundur.

Massa mendatangi kantor LBH Jakarta untuk memprotes acara yang disebut berbau komunis, Minggu (17/9/2017)
Massa mendatangi kantor LBH Jakarta untuk memprotes acara yang disebut berbau komunis, Minggu (17/9/2017) (Kompas.com/Robertus Belarminus)

Lho saya sampai mikir, siapa yang milih dia (Jokowi) terus ada orang bilang suruh mundur," kata Megawati.

"Padahal mekanismenya sangat jelas presiden itu dipilih oleh rakyat.

Itu gambaran pelajaran politik," pungkasnya.

CORONA Menggila di BATAM, Kasus Baru COVID19 Bermunculan, 19 Orang Baru Terjangkit Wabah asal CHINA

Tak Terima Disebut Komunis

Pernyataan serupa sebenarnya telah disampaikan Megawati pada beberapa momen.

Ia kerap tak terima partainya disebut komunis.

Bahkan tak cuma partainya, menurut Mega, Presiden pertama RI Soekarno hingga Presiden Joko Widodo sering dicap penganut komunis.

CEK REKENINGMU Subsidi Gaji Pekerja Rp 600.000 Cair Hari Ini, Peluncuran oleh Presiden Jokowi

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato pengumuman pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1/2018).

"Saya bilang ke kalangan NU, ayah saya dibilang PKI.

Padahal, sampai sekarang Bung Karno diberikan gelar oleh NU sebagai Waliyul 'Amri Dharuriy bi al- Syawkah, yaitu pemimpin Bangsa Indonesia yang wajib dipatuhi perintahnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved