Jumat, 12 Juni 2026

Kasus Covid-19 di Korea Selatan Makin Parah, Pejabat Diminta Untuk Karantina Mandiri

Kasus Covid-19 di Korea Selatan dikabarkan terus bertambah parah. Para anggota parlemen juga diminta karantina mandiri, menyusul makin melonjaknya.

Tayang:
yonhap
Korea Selatan melakukan lebih banyak test untuk mengatasi penyebaran covid-19. Virus Corona makin parah di Korsel, parlemen tutup dan pejabat karantina mandiri. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, SEOUL - Kasus virus Corona atau Covid-19 di Korea Selatan dikabarkan terus bertambah parah.

Terbaru, Parlemen Korea Selatan ditutup pada Kamis (27/8/2020).

Para anggota parlemen juga diminta karantina mandiri, menyusul makin melonjaknya kasus Covid-19.

Terbaru, Korsel mencatatkan lebih dari 400 kasus baru Covid-19.

"Negeri Ginseng" sempat menjadi negara dengan dampak terburuk kedua di dunia akibat virus Corona pada awal wabah, dan berhasil mengendalikannya dengan pelacakan serta pengujian ekstensif.

Namun kini, Korsel kembali dihantam lonjakan kasus Covid-19 dengan keras, yang sebagian besar terkait dengan klaster gereja-gereja Protestan.

Akibat Covid-19 di Korea Selatan, Running Man hingga Master in The House Hentikan Syuting

AFP mewartakan, total 441 kasus baru hari ini sebagian besar tercatat di Seoul, setelah sempat hanya mencatat 30-40 kasus per minggu.

Dewan Nasional ditutup setelah seorang jurnalis foto yang meliput pertemuan partai pemerintah pada Rabu (26/8/2020), di kemudian hari dikonfirmasi mengidap Covid-19.

Alhasil, lebih dari 10 pejabat elite Demokrat termasuk ketua partai dan pemimpin parlemennya, menjalani tes dan isolasi mandiri.

Setelah pertemuan itu, reporter yang mengetahui kerabat yang ditemuinya pada akhir pekan ternyata positif corona, juga menjalani tes Covid-19.

Para pejabat pada Rabu bersidang hingga larut malam tentang bagaimana menangani situasi, dan memerintahkan semua kegiatan parlemen ditangguhkan mulai Kamis (27/8/2020).

Gedung kantor anggota parlemen kemudian ditutup, begitu pun dengan pertemuan dewan.

Partai oposisi juga membatalkan pertemuan yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Fotografer yang positif corona itu melakukan kontak dengan sekitar 50 orang di dewan pada Rabu, 32 di antaranya adalah anggota parlemen dan pejabat partai.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved