TRIBUN WIKI
Disebabkan oleh Infeksi Virus atau Bakteri, Simak Gejala dan Cara Mengatasi Radang Amandel
Radang Amandel atau tonsilitis adalah peradangan pada dua bantalan jaringan berbentuk oval yang terletak di belakang tenggorokan.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Pernahkah Anda mengalami radang amandel saat kecil?
Penyakit ini umumnya memang rentan menyerang anak-anak.
Jajanan sembarangan yang tidak bersih seperti es dan gorengan sering kali disalahkan sebagai satu penyebab penyakit ini.
Amandel sejatinya adalah jaringan berbentuk oval yang memiliki peran penting bagi tubuh.
Fungsi utamanya adalah mencegah tubuh terkena infeksi.
Ketika terjadi infeksi, maka amandel akan mengalami peradangan.
Radang Amandel atau tonsilitis adalah peradangan pada dua bantalan jaringan berbentuk oval yang terletak di belakang tenggorokan.
Penyebab
Penyakit ini bisa disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
Bakteri yang seringkali menjadi penyebab radang amandel adalah streptococcus.
Itu sebabnya, radang amandel karena bakteri seringkali disebut dengan streptococcus tonsilitis.
Amandel memang bagian tubuh yang rentan mengalami infeksi karena menjadi garis pertahanan utama terhadap bakteri atau virus yang masuk ke mulut.
Namun, fungsi amandel akan menurun setelah pubertas yang membuat bagian tubuh ini rentan terinfeksi.
Gejala
Melansir Mayo Clinic, gejala yang umum terjadi pada penderita radang amandel antara lain sebagai berikut:
- amandel membengkak atau memerah
- muncul lapisan atau bercak putih pada amandel
- sakit tenggorokan
- sulit menelan
- demam
- kelenjar getah bening di leher membesar
- suara serak
- bau mulut
- sakit perut
- leher kaku
- sakit kepala.
Komplikasi
Jika tidak segera diatasi, tonsilitis bisa memicu komplikasi berikut:
- gangguan pernapasan saat tidur
- infeksi menyebar ke jaringan sekitar
- infeksi menyebabkan penumpukan nanah di belakang tonsil.
Tonsil yang disebabkan oleh bakteri juga bisa memicu berikut ini:
- demam rumatik atau gangguan inflamasi yang mempengaruhi jantung, sendi, dan berbagai jaringan lain
- glomerulonefritis
- poststreptokokus atau gangguan inflamasi pada ginjal yang mengakibatkan pembuangan limbah dan kelebihan cairan dari darah tidak memadai.
Pencegahan
Karena penyebab tonsilitis adalah virus dan bakteri yang menular, cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menjaga kebersihan diri.
Kita bisa melakukannya melalui cara berikut ini:
- mencuci tangan sesering mungkin
- hindari berbagi alat makan dengan orang lain
- mengganti sikat gigi usai didiagnosis tonsilitis.
Cara mengatasi
Tonsilitis yang disebabkan oleh virus biasanya dapat sembuh hanya dengan beristirahat yang cukup dan perawatan diri seperti berikut:
- minum banyak cairan
- konsumsi obat untuk meredakan nyeri tenggorokan
- menggunakan alat untuk menjaga kelembapan udara
- mengonsumsi makanan lunak
- menjaga tenggorokan agar tetap lembab.
Namun, tonsilitis karena bakteri memerlukan antibiotik khusus yang diresepkan oleh dokter untuk menghindari risiko komplikasi yang bisa terjadi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tonsilitis: Gejala, Penyebab, Pencegahan hingga Cara Mengatasinya".