TRIBUN WIKI
Kerontokan Parah Bisa Berujung Kebotakan, Pahami Penyebab dan Cara Mengatasinya
Kebotakan merupakan kondisi yang membuat seseorang mengalami kerontokan di kulit kepala dan bisa terjadi pada siapa saja.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Rambut rontok merupakan satu masalah yang lazim dialami banyak orang.
Helai-helai rambut yang berjatuhan umum ditemukan, terutama saat kita tengah menyapu lantai.
Tidak menjadi masalah bila rambut rontok tersebut berjumlah sedikit.
Namun, bila jumlahnya mencapai 100 helai lebih per hari, kerontokan tersebut bisa dibilang parah.
Bila tak ditangani, kerontokan parah bisa berujung kebotakan.
Kebotakan merupakan kondisi yang membuat seseorang mengalami kerontokan di kulit kepala.
Kebotakan bisa terjadi pada siapa saja, namun lebih sering dialami oleh pria.
Botak atau alopecia dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari keturunan, paparan bahan kimia, hingga penyakit tertentu.
Kebotakan bisa bersifat sementara atau permanen.
Sebagian besar kasus kebotakan dapat diatasi bila diketahui lebih awal dan diberikan perawatan yang tepat.
Kebotakan dibagi menjadi 3, yakni sebagian area kepala (alopecia areata), seluruh kepala (alopecia totalis), dan seluruh tubuh (alopecia universalis).
Kondisi kebotakan ditandai dengan adanya kerontokan yang bisa juga disebabkan karena adanya penyakit autoimun.
Penyebab kebotakan yang paling umum adalah karena usia dan faktor genetik.
Mereka yang sudah menginjak usia di atas 40 tahun atau memang memiliki faktor keturunan lebih mudah mengalami kerontokan rambut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-kebotakan.jpg)