Breaking News:

Atlet Gulat yang Tikam PNS hingga Tewas 2 Tahun Lalu Divonis Hukuman Mati

Seorang atlet gulat dihadapkan dengan hukuman mati setelah terbukti membunuh Pegawai Negeri Sipil (PNS)

NET
Ilustrasi satuan regu tembak yang siap melaksanakan eksekusi hukuman mati. 

TRIBUNBATAM.id - Seorang atlet gulat dihadapkan dengan hukuman mati setelah terbukti membunuh Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Oknum Pegawai Kemenhub Terancam Hukuman Mati, Saksikan BNNP Kepri Musnahkan Narkoba

Kejadian ini menimpa pegulat muda di Iran, di mana dua tahun lalu ia membunuh seorang PNS di departemen pengairan Shiraz, Iran selatan.

Hukuman mati itu dijatuhi pengadilan dan diberitakan media Iran Young Journalists Club (YJC) pada Kamis (3/9/2020).

Ceritakan Kisahnya Membelot Kini Eks Pengawal Ayah Kim Jong Un Ketakutan Dibunuh

YJC melaporkan, Navid Afkari pegulat yang berkompetisi di turnamen nasional, dihukum atas dasar qisas atau hukuman yang setimpal dalam hukum Islam.

Sementara itu kantor berita pengadilan Mizan Online mengatakan, dia dinyatakan bersalah atas "pembunuhan tidak terencana" terhadap seorang PNS di departemen pengairan Shiraz, Iran selatan.

Ilustrasi hukuman mati
Ilustrasi hukuman mati (Topseventh)

PNS itu ditikam hingga tewas pada Agustus 2018.

Shiraz dan beberapa pusat kota lainnya di seluruh Iran saat itu sedang dilanda demonstrasi anti-pemerintah dan aksi unjuk rasa lainnya terkait kesulitan ekonomi dan persoalan sosial.

VIRAL Foto Pelajar Cari WiFi Demi Sekolah Online Lesehan di Pinggir Jalan

Menurut media yang dekat dengan kamp konservatif Iran, beberapa lembaga keagamaan diserang dalam kerusuhan itu oleh para demonstran.

Namun laporan-laporan yang diterbitkan di luar negeri mengatakan, Afkari (27) dipaksa mengakui perbuatannya karena disiksa, dan mendorong kampanye online untuk menuntut pembebasannya.

Mizan pada Rabu (2/9/2020) membantah tuduhan itu.

Pria Australia Coba Lawan Pemberitaan Media Barat soal Uighur di China Tak Sesuai Fakta

Halaman
12
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved