Jumat, 12 Juni 2026

POSITIVE PARENTING

7 Jenis Gangguan Saluran Pencernaan Pada Anak, Bagaimana Cara Terbaik Mengatasinya?

Anak-anak dianggap rentan pada penyakit, seperti gangguan pencernaan yang bisa saja menghambat pertumbuhan. Berikut cara terbaik untuk mengatasinya.

Tayang:
Thinkstockphotos
ILUSTRASI - 7 jenis gangguan saluran cerna yang kerap dirasakan oleh anak. 

“Sebanyak 50-60 persen diare disebabkan oleh rotavirus. Selebihnya karena alergi dan gangguan kekebalan tubuh,” tutur Frieda.

Diare juga menjadi penyebab dehidrasi, dengan intensitas ringan-sedang dan dehidrasi berat.

World Health Organization (WHO) mncanangkan lima cara untuk menangani diare.

“Pertama, tetap diberi makanan atau ASI dua jam sekali. Porsinya sedikit dengan frekuensi sering,” tutur Frieda.

Kedua, diberikan suplemen zinc selama 10 hari untuk menguatkan saluran cerna.

Ketiga, diberikan oralit.

Keempat, antibiotik selektif yang diberikan dengan petunjuk dokter.

Kelima, nasihat agar tidak terjadi lagi kasus yang sama.

2. Konstipasi

Frieda menyebutkan, konstipasi terjadi apabila terjadi perubahan pola makan di lingkungan sehari-hari.

Konstipasi bisa jadi sangat traumatis bagi anak karena anak kerap kesakitan saat mengeluarkan tinja.

Tata laksana konstipasi terdiri dari tga fase yaitu clean-out treatment, obat rumatan/ pijat perut/ toilet training, dan konsultasi ke dokter spesialis anak.

“Clean-out treatment atau evakuasi tinja, berarti mengeluarkan tinja dengan obat pelicin yang direkomendasi oleh dokter,” tutur Frieda.

Kemudian obat rumatan adalah obat yang diminum setiap hari, tidak berbahaya bagi anak.

Obat ini juga diberikan usai konsultasi dengan dokter.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved