Breaking News:

Jakob Oetama Wafat

Persahabatan Jakob Oetama dan PK Ojong, Dua Sosok Penting Dalam di Balik Lahirnya Kompas

Persahabatan Jakob Oetama dan PK Ojong melahirkan majalah Intisari, cikal bakal Kompas

ist
Begini foto lawas PK Ojong dan Jakob Oetama 

TRIBUNBATAM.id - Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama meninggal dunia pada hari ini, Rabu (9/9/20) di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Sebagai sebuah refleksi atas nilai yang udah diwariskan Jakob Oetama, redaksi Kompas.com menyajikan rangkaian tulisan mengenai perjalanan hidup Jakob Oetama.

Tulisan nggak cuman merangkum perjalanan hidupnya dalam membesarkan Kompas Gramedia yang didirikannya.

Namun, tulisan juga merangkum warna kehidupannya sebagai seorang pendidik, seorang wartawan, dan seorang pengusaha.

Meski begitu, peran terakhirnya selalu dijalani dengan kerendahan hati.

Sebab, seorang Jakob Oetama lebih senang dan bangga disebut wartawan, ketimbang pengusaha.

Bersama PK Ojong, Begini Sejarah Jakob Oetama Mendirikan Kompas: Namanya Pemberian Bung Karno

Berawal dari Intisari

Eratnya persahabatan Jakob Oetama dengan Petrus Kanisius Ojong bisa jadi berawal dari kesamaan pandangan politik dan nilai kemanusiaan yang dianut.

Hal itu juga yang menjadikan Jakob dan Ojong melahirkan majalah Intisari, yang edisi perdananya terbit pada 17 Agustus 1963.

Duet Jakob dan Ojong sepakat untuk melahirkan majalah berlandaskan kemanusiaan, yang berisi saripati ilmu pengetahuan dan teknologi dunia.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved