Sumbar Belum Pancasilais? Polemik Ucapan Puan dan Jejak Sejarah Soekarno di Tanah Minang
Pernyataan Puan Maharani terkait Sumbar dan terkait Pancasila, mendadak menjadi gelombang yang memantik respons banyak di antara masyarakat Sumbar
Sumbar Belum Pancasilais? Polemik Ucapan Puan dan Jejak Sejarah Soekarno di Tanah Minang
TRIBUNBATAM.id - Pernyataan Puan Maharani terkait Sumbar dan terkait Pancasila, mendadak menjadi gelombang yang memantik respons banyak di antara masyarakat Sumatera Barat.
Pernyataan itu dibuatnya saat pengumuman cagub-cawagub Sumbar yang didukung oleh PDIP.
• Polemik Sumbar Belum Pancasilais, Rocky Gerung Sesalkan Sikap PDIP yang Bela Puan Maharani
Dalam acara tersebut, Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP ini menyampaikan harapan agar Sumbar menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila.
"Rekomendasi diberikan kepada Insinyur Mulyadi dan Drs H Ali Mukhni. Merdeka!" tegas Puan Maharani pada Rabu (2/9/2020), sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.
• Sumbar Belum Pancasilais? Topik ILC 8 September Angkat Polemik Pernyataan Puan Maharani
Lebih lanjut, Puan menuturkan harapannya pada provinsi Sumatera Barat.
"Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila," imbuh Puan Maharani.
Pernyataan bahwa 'Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila' inilah yang kemudian menantik respons dari berbagai kalangan.
Sejumlah tokoh Sumbar menyatakan keberatan dan mengkritik apa yang disampaikan putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri tersebut.
Kabar terkini, mantan wakil ketua DPR Fadli Zon turut bersuara.
Fadli menilai, orang Sumatera Barat mempunyai peran besar dalam mendirikan negara.
Fadli Zon menjelaskan, seharusnya Kota Bukittinggi mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat karena pernah menjadi basis perjuangan masa kemerdekaan.
• Urang Awak Laporkan Puan Maharani Terkait Ucapan Semoga Sumbar Dukung Negara Pancasila
"Saya melihat orang Sumbar itu dari dulu punya independensi cukup tinggi, egaliter, tidak bisa diatur dengan mudah, harus diyakinkan dengan memenangkan hati dan pikirannya," tegas Fadli Zon ditemui TribunPadang (grup Tribun Batam) pada Minggu (6/9/2020).
Fadli Zon menyatakan, memenangkan hati dan pikiran orang Sumbar tidak mudah apalagi dibeli dengan uang.
Hal itu sudah menjadi karakter jauh sebelum Indonesia merdeka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28-8-2020-puan-maharani-pdip.jpg)