Wakil Presiden Afganistan Jadi Target Pengeboman, Lolos Dari Maut, Tapi 10 Orang Meninggal
Duar! Sebuah bom meledak di pinggir jalan Kota Kabul pada Rabu pagi menargetkan Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh, tetapi dia selamat. Hanya,
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id - Wakil Presiden Afganistan menjadi sasaran pembunuhan dengan cara pengeboman.
Namun target tersebut salah sasaran, Wakil Presiden tersebut bebeas dari maut.
Duar! Sebuah bom meledak di pinggir jalan Kota Kabul pada Rabu pagi menargetkan Wakil Presiden Afghanistan Amrullah Saleh, tetapi dia selamat. Hanya, serangan itu menewaskan sedikitnya 10 orang.
• Pertama Kali Ditemukan pada Monyet Uganda Tahun 1947, Ini Bahaya Virus Zika bila Menginfeksi Manusia
• Dapat Kabar Suaminya Ditangkap di Batam Karena Narkoba, Seperti Ini Respon Istri Rano Dwi Putra
• Mengenal Leptospirosis, Infeksi Akibat Bakteri dari Hewan, Bagaimana Penularannya?
Taliban membantah terlibat dalam serangan itu, yang terjadi sesaat sebelum pembicaraan damai yang telah lama ditunggu antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban di Doha, Ibu Kota Qatar.
“Hari ini, sekali lagi musuh Afghanistan mencoba untuk menyakiti Saleh, tetapi mereka gagal dalam tujuan jahat mereka, dan Saleh lolos dari serangan tanpa terluka,” tulis Razwan Murad, juru bicara Kantor Wakil Presiden Afghanistan, di Facebook, dikutip dari Kontan, Rabu (09/09/2020).
Saleh muncul dalam sebuah video di akun media sosialnya segera setelah ledakan itu dan mengungkapkan, dia mengalami luka bakar ringan di wajah dan cidera di tangan dalam serangan tersebut.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menyatakan dalam sebuah posting di Twitter, pejuang Taliban tidak terlibat dalam ledakan itu.
Ledakan Rabu menewaskan sedikitnya 10 warga sipil dan melukai 15 orang termasuk penjaga keamanan Saleh, menurut Kementerian Dalam Negeri Afghanistan.
• bright PLN Batam Jamin Jaringan Transmisi SUTT Aman Radiasi
• Wanita 17 tahun Terjaring Razia Saat Pesta Sabu di Kamar Hotel Bersama Sejumlah Teman Prianya
"Serangan semacam itu tidak akan melemahkan tekad kami untuk perdamaian yang langgeng dan bermartabat di Afghanistan," kata Javid Faisal, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, di Twitter, dikutip dari Kontan, Rabu (09/09/2020).
Kekuatan internasional termasuk Uni Eropa dan Pakistan juga mengutuk serangan tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Wakil Presiden Afghanistan Lolos dari Serangan Bom, tapi 10 Orang Tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/afghanistan.jpg)