Kamis, 16 April 2026

TRIBUN WIKI

Penyebab dan Gejala Enteritis, Peradangan Usus Halus Akibat Infeksi Bakteri

Enteritis merupakan penyakit peradangan usus halus yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri.

Kompas.com
ILUSTRASI - Enteritis merupakan penyakit peradangan usus halus yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Usus halus merupakan salah satu bagian penting pada tubuh, terutama dalam sistem pencernaan.

Organ ini berfungsi menyerap nutrisi dari makanan dan minuman yang masuk ke tubuh, kemudian mencernanya menjadi bagian yang lebih kecil agar dapat diserap tubuh.

Pada kondisi tertentu, usus halus rentan mengalami peradangan.

Kondisi ini dikenal dengan enteritis.

Enteritis merupakan peradangan pada usus halus.

Kondisi ini seringkali tidak muncul sendiri, tapi disertai dengan inflamasi pada lambung (gastroenteritis) atau usus besar (enterokolitis).

Peradangan dapat disebabkan oleh infeksi bakteri maupun virus.

Enteritis merupakan istilah yang tidak digunakan secara spesifik untuk menjelaskan bagian usus halus mana yang terdampak.

Peradangan dapat terjadi pada seluruh bagian usus halus, yang meliputi usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum).

Enteritis adalah bagian dari gastroenteritis, yaitu peradangan yang terjadi pada usus halus dan lambung.

Beberapa penyakit yang terkait dengan kondisi ini adalah ulcerative colitis, gastritis, dan penyakit Crohn.

Beberapa tanda dan gejala yang timbul apabila Anda mengalami kondisi ini cukup beragam, namun umumnya gejala yang muncul adalah sakit perut, diare, mual, dan demam.

Kondisi ini umumnya tidak memerlukan penanganan medis yang serius.

Pada kasus yang tergolong ringan, infeksi bakteri dan virus dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. 

Penyebab

Penyebab enteritis yang paling sering adalah infeksi bakteri, terutama karena keracunan makanan.

Infeksi terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh bakteri akibat faktor-faktor di bawah ini:

- Kebersihan yang tidak terjaga

- Proses penyiapan makanan yang tidak bersih

- Kontaminasi dalam pemrosesan daging

- Kontaminasi pada air

Jenis bakteri berikut yang paling umum menjadi penyebab enteritis bakterial meliputi:

- Eschericia coli

- Staphylococcus aureus

- Salmonella

- Shigella

- Campylobacter jejuni

- Yersinia enterocolitica

- Spesies Bacillus

Selain infeksi bakteri, peradangan usus halus juga dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

- Infeksi virus.

- Terapi radiasi.

- Obat-obatan, misalnya obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Ibuprofen atau naproxen merupakan contoh OAINS.

- Pengaruh alkohol.

- Aliran darah ke usus halus yang terganggu.

- Penyakit peradangan kronis, seperti inflammatory bowel disease (IBD).

- Penyakit autoimun seperti Chrone disease.

- Penyakit celiac.

Gejala

Tanda-tanda dan gejala enteritis umumnya muncul beberapa jam atau hari setelah Anda terinfeksi.

Gejala-gejala yang timbul dapat berupa:

- Demam

- Mual

- Muntah

- Kram atau nyeri perut

- Kehilangan nafsu makan

- Rasa sakit

- Perdarahan

- Cairan seperti lendir dari rektum

- Diare akut dan parah 

Enteritis sebenarnya tak memerlukan pengobatan yang serius, penyakit ini bisa dicegah dengan terus menjaga kesehatan perut dan kebersihan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Enteritis'.

Sumber: TribunnewsWiki
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved