Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Sempat Diserang Al Qaedah, WTC 9/11 Dibangun Jadi Pusat Bisnis dan Wisata, Sekarang di Sini Sepi

Pada tahun 2003 silam gedung pencakar langit itu dibangun kembali dengan rencana induk dirancang oleh Daniel Libeskind

|
History via Kompas.com
Menara kembar World Trade Center (WTC) di New York, Amerika Serikat (AS). 

Sempat Diserang Al Qaedah, WTC Dibangun Lagi Jadi Pusat Bisnis dan Wisata, Sekarang di Sini Sepi

TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 2.753 dari 3.000 orang ketika itu dilaporkan tewas dalam serangan gedung kembar atau World Trade Center (WTC) di New York pada, 11 September 2001 silam.

Osama bin Laden, Sosoknya Dikaitkan dengan Serangan 11 September di Menara Kembar WTC

Gedung megah itu roboh setelah serangan para pembajak yang mengklaim dirinya dari Al Qaedah.

Setelah 19 tahun berlalu, WTC telah banyak bermetamorfosa.

Foto-foto Mencekamnya Serangan 11 September di Menara Kembar WTC, Tewaskan 3.000 Orang

Dimulai pada tahun 2003 silam, gedung pencakar langit itu dibangun kembali dengan rencana induk dirancang oleh Daniel Libeskind, yang mendorong diversifikasi ekonomi lokal.

Menurut Otoritas Pelabuhan New York dan New Jersey, sektor publik dan swasta telah menginvestasikan sekitar 25 miliar dollar AS (Rp 369,8 triliun) untuk proyek rekonstruksi.

Zona bencana itu pun kemudian bermetamorfosis menjadi sebuah objek wisata dan pusat bisnis dengan 3 gedung pencakar langit, pusat transportasi, sebuah museum, dan tugu peringatan 9/11.

16 Tahun Serangan 9/11 - Benarkah WTC Runtuh Bukan karena Tabrakan Pesawat?

"Semua orang yang datang ke New York ingin datang ke Ground Zero.

Itu adalah pusat kota New York.

Ini adalah ruang publik yang bagus," kata Libeskind dalam sebuah wawancara.

Di jantungnya bangunan itu terdapat 2 kolam yang dirancang oleh Michael Arad, menandai jejak kaki Menara Kembar yang pernah berdiri, dengan sepasang air terjun 4 sisi yang mengalir ke bawah.

Tragedi WTC 11 September, Duka Bagi Amerika Serikat yang Dijadikan Ladang Bisnis Tentara Bayaran

Nama-nama korban 9/11 terukir di pinggiran perunggunya.

Sebelum pandemi virus corona, tempat itu ramai lagi dengan dikunjungi ratusan pengunjung yang berkumpul.

Namun, pada suatu sore baru-baru ini hanya terdapat sebuah keluarga dari Wichita, Kansas, sebagai satu-satunya orang di kolam menara selatan itu, menurut laporan yang dikutip dari dari Reuters pada Selasa (8/9/2020).

"Orang-orang jauh lebih khawatir tentang seseorang yang batuk ke arah mereka daripada seseorang yang meledakkan sebuah gedung," kata Vishal Garg, kepala eksekutif startup pembiayaan kembali hipotek Better.com.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved