Sabtu, 2 Mei 2026

China Cari Ulah di Laut Natuna Utara, Kapal Coast Guard Bertahan meski Diusur Bakamla

Dari sekian banyak negara yang menjadi rival AS untuk urusan militer dan banyak hal, nama China menjadi nomor satu

Tayang:
Dok. Bakamla RI
KN Nipah 321 mengusir kapal Coast Guard China yang kedapatan berkeliaran di ZEEI Laut Natuna Utara, yang merupakan wilayah yurisdiksi Indonesia, pada sabtu, 12 September 2020. 

China Cari Ulah di Laut Natuna Utara, Kapal Coast Guard Bertahan meski Diusur Bakamla

TRIBUNBATAM.id - Selain Amerika Serikat (AS) yang selama beberapa dekade dikenal dunia dengan kekuatan militernya, saat ini terdapat beberapa negara yang berusaha mengekor.

Dari sekian banyak negara yang menjadi rival AS untuk urusan militer dan banyak hal, nama China menjadi nomor satu.

Merajalela di Laut China Selatan, Kapal Coast Guard Tiongkok Ngotot Tak Mau Keluar Laut Natuna Utara

China yang dahulunya bukan apa-apa saat ini berganti wujud salah satu kekuatan di dunia, dalam banyak hal termasuk ekonomi dan militer.

Kekuatan militer China tampak saat Negara Panda itu pamer kekuatan di Laut China Selatan.

Selain itu, China di waktu bersamaan berkonflik dengan banyak negara.

China Dalam Mode Percaya Diri Level Tinggi, Jumawa Hadapi Amerika dan India Sekaligus

Sebut saja di Taiwan, di mana China mengklaim negara kepulauan itu adalah bagian dari negaranya.

Taiwan pun terancam diinvasi China yang makin rutin melakukan provokasi militer.

Di tempat lain, China juga berkonflik dengan India di puncak Himalaya.

USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan
USS Ralph Johnson mengawal kapal induk USS Nimitz di Laut China Selatan (usnavy)

Perseteruan militer dua negara di perbatasan sudah terjadi beberapa kali dan menelan korban dari pihak militer.

Sementara di Laut China Selatan, Tiongkok yang petantang-petenteng mendapat "undangan" perang dari AS, yang mengirim kapal induk dan armada tempurnya.

Memanas dan Saling Tuding, China Anggap Australia Berkhianat, Gerebek Kediaman Para Jurnalis

Cari Ulah di Indonesia

Badan Keamanan Laut RI (Bakamla) mengusir kapal coast guard China di wilayah yurisdiksi Indonesia.

Kapal coast guard China tersebut terdeteksi di ZEEI Laut Natuna Utara pada Sabtu (12/09/2020) pukul 10.00 WIB.

Kapal Pencuri Ikan Marak Lagi, KKP Sebut Tiga Wilayah Rentan, Ada Nama Laut Natuna Utara

Kapal coast guard China dengan nomor lambung 5204 bersikeras mereka sedang berada di area nine dash line yang merupakan wilayah teritorial China.

Padahal berdasarkan UNCLOS 1982 tidak diakui keberadaan nine dash line, dan kapal coast guard China 5204 sedang berada di area ZEEI.

Oleh sebab itu, KN Nipah 321 mengusir kapal penjaga China tersebut.

Libatkan 5 KRI, Koarmabar Gelar Latihan Tempur di Laut Natuna Utara! Ini Tujuannya

Namun hingga berita ini diturunkan, KN Nipah 321 masih berupaya menghalau CCG 5204 keluar dari ZEEI.

Latihan Tempur yang digelar Koarmabar di Laut Natuna Utara selama 4 hari 27-30 Maret 2018
Latihan Tempur yang digelar Koarmabar di Laut Natuna Utara selama 4 hari 27-30 Maret 2018 (ISTIMEWA)

Berdasarkan rilis Bakamla RI, mereka sedang berkoordinasi dengan Kemenkopolhukam dan Kemenlu terkait hal ini.

Sebagai informasi, KN Nipah 321 adalah salah satu unsur Bakamla RI yang sedang melaksanakan operasi cegah tangkal 2020 di wilayah zona maritim barat Bakamla.

VIDEO Ketegangan Kapal Vietnam Tabrak KRI Tjiptadi-381 di Laut Natuna Utara

Operasi yang dilepas pada 4 September lalu di dermaga JICT Tanjung Priok oleh Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Aan Kurnia, ini rencana akan digelar hingga akhir November 2020.

Akhiri Konflik Illegal Fishing di Laut Natuna Utara, Jokowi Dorong Penyelesaian Batas ZEE RI-Vietnam

.

.

.

(*)

Sebagian materi dari artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kapal "Coast Guard" China Bersikeras Tak Mau Keluar dari Laut Natuna Utara

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved