Breaking News:

Covid-19 Terkendali di Malaysia, Muhyiddin Yassin Sebut Tak Ingin Buru-buru Buka Perbatasan

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mendesak warga Malaysia untuk tetap waspada terhadap infeksi Covid-19. Menyebut tak akan terburu-buru buka perbatasan

Penulis: | Editor:
AFP
Malaysia secara umum telah menutup perbatasannya untuk pelancong internasional sejak Maret. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mendesak warga Malaysia untuk tetap waspada terhadap infeksi Covid-19 pada Selasa (15/9/2020).

Mengingat pandemi belum menunjukkan tanda-tanda melambat di seluruh dunia, meskipun tampak tetap terkendali di Malaysia.

Tan Sri Muhyiddin mengatakan Malaysia tidak akan terburu-buru membuka kembali perbatasannya karena berusaha untuk mencegah rantai infeksi.

“Jangan merasa canggung memakainya (masker wajah). Penggunaan masker sudah menjadi hal yang biasa di masyarakat.

Kita semua harus berperan sebagai 'petugas garis depan' dan terus mengadopsi normal baru dalam kehidupan," ujarnya dalam pidato yang disiarkan televisi.

Malaysia menutup perbatasannya untuk pelancong internasional sejak Maret.

Dianggap Melanggar Aturan RMCO Covid-19, Malaysia Tangkap 290 Orang di Klub Malam

Mereka yang diizinkan terbang ke Malaysia diharuskan menjalani karantina 14 hari wajib.

"Kontrol perbatasan negara juga akan lebih ditingkatkan untuk mengekang masuknya individu yang berpotensi terinfeksi ke negara kita," katanya.

Meskipun kontrol perbatasan yang ketat telah menimbulkan kesulitan bagi mereka yang memiliki bisnis di luar negeri, Muhyiddin mengatakan tindakan tegas harus diambil untuk melindungi masyarakat dan negara dari epidemi yang mengancam jiwa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved