BATAM TERKINI
EFEK Kasus Terus Bertambah, Kini Dormitori Muka Kuning Batam Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19
Saat ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam tengah melakukan tracing terhadap kontak erat pasien kasus dormitori dan menetapkan sebagai klaster baru
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Batam kian bertambah dari klaster kawasan pemukiman industri yakni Dormitori Mukakuning.
Pada Selasa (15/9/2020), bertambah sembilan kasus positif Covid-19 dari kawasan Dormitori Mukakuning tersebut.
Kasus-kasus itu adalah kasus bernomor 994, 995, 1005, 1006, 1007, 1008, 1009, 1010, dan 1011.
Saat ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam tengah melakukan tracing terhadap kontak erat pasien kasus Dormitori tersebut.
"Tracingnya sudah jauh banget," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
Menurut data tim gugus, hingga Rabu 16 September 2020, hasil tracing di kawasan Dormitori blok H mencapai 153 kontak primer yang diisolasi, sedangkan yang telah diperiksa sebanyak 42 orang.
Sampai saat ini, telah ada 28 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang berkaitan dengan kawasan Dormitori Muka Kuning Batam.
Menurut Didi, kasus dari kawasan Dormitori Muka Kuning merupakan klaster baru.
"Iya (klaster baru), tapi untuk penamaan klasternya tanya Provinsi aja," ujar Didi.
• PASIEN Covid-19 di Batam Kembali Bertambah 25 Orang, 3 Orang Meninggal Dunia, Total 1.036 Kasus
Meski perkembangan kasus Covid-19 di Dormitori Muka Kuning masih berjalan, namun menurut Didi, belum ada rencana penutupan sementara di kawasan industri ataupun dormitori Muka Kuning tersebut.
"Nggak lah. Nanti ekonomi nggak jalan," tambah Didi.
Pasien Baru Bertambah 25 Orang
Kasus covid-19 di Batam masih terus bertambah. Pada Rabu (16/9/2020) bertambah 25 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam.
Pasien terkonfirmasi positif tersebut merupakan warga Kota Batam dengan nomor 1012 hingga 1036 yang saat ini tengah dirawat pada salah satu rumah sakit di Kota Batam.
Dari 25 pasien tersebut terdiri dari 3 orang dinyatakan telah meninggal dunia, 6 kasus Suspek (ODG), dan 16 kasus Asimptomatik (OTG).
Di antara 25 pasien tersebut, 16 orang merupakan pasien laki-laki dan 9 orang Pasien perempuan.
13 pasien merupakan karyawan swasta, 4 wiraswasta, 4 Ibu Rumah Tangga, 1 ASN Pemko Batam, 1 ASN Tenaga Kesehatan (RSUD EHD), dan 2 Pasien belum bekerja.
"Diingatkan dan dihimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Tetap dirumah saja dan mengenakan masker jika keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup," ujar Rudi.
4 Pasien Dinyatakan Sembuh
Pada Rabu (16/9/2020), sebanyak 4 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan.
Pasien terkonfirmasi positif sembuh tersebut merupakan warga Batam dengan nomor kasus 663, 711, 712 dan 783 yang sempat dirawat pada salah satu rumah sakit di Kota Batam.
Dari 4 pasien tersebut terdiri dari 3 orang laki-laki dan 1 orang perempuan.
Tiga di antaranya dipulangkan dari RSKI Galang, dan 1 lainnya dipulangkan dari RS Harapan Bunda.
3 pasien laki-laki tersebut sebelumnya merupakan pasien dengan klasifikasi asimptomatik atau OTG.
Sedangkan 1 pasien perempuan lainnya merupakan klasifikasi suspek atau ODG.
Berikut nama yang bersangkutan beserta kronologis hasil pemeriksaan swabnya yang sesuai dari data BTKLPP Batam :
1. Pasien Nomor 663
Seorang pelaut/kru kapal berusia 38 tahun bernama Tn Ersil beralamat di BLP Shipyard Tanjung Uncang, Batu Aji.
2. Pasien Nomor 711
Seorang karyawan swasta berusia 36 tahun bernama Tn Adel Efendi beralamat di Perumahan Permata Rahayu II Blok HH Nomor 11, Tembesi, Sagulung.
3. Pasien Nomor 712
Seorang Mahasiswa berusia 20 tahun bernama Tn Erik Silitonga beralamat di Perumahan Citra Renggali Blok DD Nomor 2 Tanjung Riau, Sekupang.
4. Pasien Nomor 783
Seorang ASN Pemko Batam berusia 39 tahun bernama Ny Paryanti beralamat di Perumahan Buana Impian Blok H Nomor 9, Tembesi, Sagulung.
"Kondisi yang bersangkutan semua dalam keadaan sehat stabil dan saat ini dalam persiapan untuk karantina mandiri selama 14 hari di kediaman masing-masing," tambah Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami/Rebekha Ashari Diana Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-batam-didi-kusmarjadi-rapid-test-warga-batam.jpg)