Rabu, 15 April 2026

Mulai 20 September, Trump Memblokir Unduhan TikTok dan WeChat dari Amerika Serikat

Trump akan melarang aplikasi WeChat dan TikTok dari toko aplikasi Amerika Serikat ( AS) mulai besok, Minggu (20/9/2020). Khawatir soal ini.

AP
Wakil PM China Liu He menyerahkan surat Presiden Xi Jinping kepada Donald Trump saat menerima delegasi Beijing yang berhasil mencapai kesepakatan fase satu dengan pihak AS, Jumat (11/10/2019). Trump memblokir unduhan TikTok, WeChat dari AS mulai 20 September. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Trump akan melarang aplikasi WeChat dan TikTok dari toko aplikasi Amerika Serikat ( AS) mulai besok, Minggu (20/9/2020).

Sebuah langkah yang akan memblokir orang Amerika Serikat untuk mengunduh platform milik China karena kekhawatiran mereka menimbulkan ancaman keamanan nasional.

Larangan yang diumumkan pada hari Jumat (18/9/2020) kemarin, hanya memengaruhi unduhan dan pembaruan baru hingga kurang menyapu dari yang diharapkan.

Terutama untuk TikTok, memberi grup induknya ByteDance beberapa ruang untuk mencapai kesepakatan atas nasib operasinya di AS.

WeChat, aplikasi perpesanan, media sosial, dan pembayaran elektronik all-in-one, menghadapi pembatasan yang lebih ketat mulai hari Minggu.

Pengguna TikTok yang ada di sisi lain, akan melihat sedikit perubahan hingga 12 November ketika larangan pada beberapa transaksi teknis akan diberlakukan, yang menurut TikTok akan menjadi larangan yang efektif.

Joe Biden Bantah Klaim Trump Soal Vaksin Covid-19 Sebentar Lagi Tersedia: Tidak Masuk Akal

"Kami tidak setuju dengan keputusan dari Departemen Perdagangan, dan kecewa karena akan memblokir unduhan aplikasi baru mulai Minggu dan melarang penggunaan aplikasi TikTok di AS mulai 12 November," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan terus menantang tatanan eksekutif yang tidak adil, yang diberlakukan tanpa proses yang semestinya dan mengancam akan mencabut platform penting bagi rakyat Amerika dan bisnis kecil di seluruh AS untuk suara dan mata pencaharian."

Kementerian Perdagangan China menyatakan "oposisi yang tegas" dan mendesak Amerika Serikat untuk menghentikan penindasan dan kesalahannya.

"Jika pihak AS dengan teguh berpegang teguh pada jalannya, China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China," katanya, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross mengatakan kepada Fox Business Network bahwa "TikTok dasar akan tetap utuh hingga 12 November"

Larangan unduhan baru AS dari aplikasi yang sangat populer masih dapat dibatalkan oleh Presiden Donald Trump sebelum diberlakukan jika ByteDance membuat kesepakatan dengan Oracle yang membahas kekhawatiran tentang keamanan data penggunanya.

"Ini adalah langkah yang benar, meningkatkan tekanan pada Beijing, melindungi orang Amerika," kata Senator Republik Josh Hawley di Twitter.

Pemerintahan Trump telah meningkatkan upaya untuk membersihkan aplikasi China yang "tidak tepercaya" dari jaringan digital AS di tengah meningkatnya ketegangan dengan Beijing dalam berbagai masalah mulai dari perdagangan dan hak asasi manusia hingga pertempuran untuk supremasi teknologi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved