Rabu, 20 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Kisah Penjelajahan Ferdinand Magellan ke Maluku, Buktikan Bumi Bulat hingga Tewas di Perjalanan

Pada 20 September 1519, Ferdinand Magellan, penjelajah Portugis mulai berlayar dari Spanyol menuju Kepulauan Rempah di Maluku.

Tayang:
Tribunnewswiki.com
FERDINAND MAGELLAN - Ferdinand Magellan, penjelajah asal Spanyol berusaha mencari jalur barat yang bisa membawanya ke Kepulauan Rempah, Maluku. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Pada 20 September 1519, Ferdinand Magellan, penjelajah Portugis mulai berlayar dari Spanyol menuju Kepulauan Rempah di Maluku.

Kala itu, dia berangkat dari Seville menggunakan lima kapal yang berisi 270 kru untuk mencari jalur barat ke Nusantara.

Adapun kelima kapal itu yakni Trinidad, San Antonio, Conception, Victoria, dan Santiago.

Ekspedisi ini sangat berbahaya dan menghabiskan waktu yang lama, hanya satu kapal yang berhasil kembali tiga tahun kemudian.

Hanya ada 18 kru asli yang berhasil pulang, tetapi mereka bisa membawa kapal yang dimuati rempah-rempah dari Indonesia.

Sayangnya, Ferdinand Magelland tak berhasil kembali karena dia tewas terkena panah beracun ketika bertempur di Filipina.

Meski demikian, ekspedisi yang dilakukannya membuktikan bahwa Bumi bisa dikelilingi menggunakan jalur laut dan dunia berukuran jauh lebih besar daripada yang pernah dibayangkan sebelumnya.

Magellan dan Inspirasi Penjelajahan

Ferdinand Magelland lahir tahun 1480 di Sabrossa, Portugal, dari keluarga bangsawan kecil.

Ketika berumur 12 tahun, dia dan saudara laki-lakinya pergi ke Lisbon untuk menjadi pelayan di istana Ratu Leonora.

Di sana Magellan mendengar cerita persaingan antara Portugis dan Spanyol dalam penjelajahan samudra dan dominasinya atas perdagangan rempah di Hindia Timur, terutama di Maluku.

Karena ingin mendapat kemasyhuran dan kekayaan, dia kemudian memiliki ketertarikan dengan penemuan kemaritiman.

Pada tahun 1505, Magellan dan saudaranya ditugaskan di armada Portugis yang menuju India.

Dua tahun kemudian, dia ikut dalam Pertempuran Diu yang menghancurkan kapal-kapal Mesir di Laut Arab.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved