Breaking News:

WISATA ANAMBAS

Menikmati Kuliner dari Buah Kepayang di Anambas, Berbuah 5 Tahun Sekali, Jadi Air Kembang Semangkok

Kuliner dari Anambas berbahan buah Kepayang ini bisa ditemui di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa/Dokumentasi Disbudpar Anambas
BUAH KEPAYANG - Buah kepayang dari Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri yang dijadikan kuliner tradisional dikenal dengan air kembang semangkok. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Kamu pernah mencoba kuliner berbahan dasar buah yang hanya ada setiap lima tahun sekali?

Tentunya penasaran bukan. Buah yang hanya ada lima tahun sekali dan dijadikan kuliner unik ini berada di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

Kuliner khas berbahan dasar buah yang direndam dalam segelas air ini cukup membuat kita penasaran.

Bagaimana bisa menikmatinya jika buah ini hanya berbuah dalam kurun waktu lima tahun sekali.

Namanya adalah buah kepayang, atau biasa disebut minuman kembang semangkok.

Buah langka ini hanya tumbuh di hutan tropis Asia tepatnya di wilayah Kecamatan Jemaja.

Dari Kabupaten Kepulauan Anambas, butuh waktu dua jam menggunakan feri untuk bisa sampai di Kecamatan Jemaja.

Buah ini bisa dibilang adalah buah musiman yang berbuah setiap lima tahun sekali.

Kasi Promosi Wisata Dalam dan Luar Negeri, Ici Sukmanniar, S.STpar mengatakan bahwa minuman kembang semangkok ini pernah masuk dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API).

"Setiap ada acara festival atau event di Padang Melang, Kecamatan Jemaja, kita selalu suguhkan minuman ini untuk tamu," ujar Ici, pada Minggu (20/9/2020).

Buah ini pada zaman dahulu dijadikan sebagai obat-obatan herbal untuk mengobati berbagai penyakit seperti demam, sakit tenggorokan dan panas dalam.

Proses pembuatan air kembang semangkok ini cukup mudah dan hanya membutuhkan air segelas agar buah mengembang.

Yuk Lihat Indahnya Pulau Penjalin di Anambas, Rekomendasi Bagi Para Pecinta Laut

Masih Alami, Inilah 5 Pulau Terluar Indonesia yang Ada di Anambas

"Buahnya itu direndam dulu supaya dia mengembang. Bentuknya itu seperti cincau dan tidak ada rasa, kalau sekarang kita kreasikan dengan tambahan santan dan gula aren supaya airnya ada rasa," kata Ici.

Buah kepayang yang dijadikan air kembang semangkok ini harus dikeringkan terlebih dahulu.

Setelah kering, buah ini bisa diseduh kapan pun kita mau.

Cara pembuatannya cukup diseduh dengan air agar buang mengembang, kemudian disaring agar bijinya terpisah.

Bisa juga dipadukan dengan es batu ditambah santan dan gula aren. Kini air kembang semangkok bisa disajikan.(TribunBatam.id/Rahma Tika)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved