Senin, 13 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Dormitori Mukakuning Batam Jadi Tempat Karantina Pasien Corona? Ini Tanggapan HKI Kepri

Menurut Wakil Ketua Korwil HKI Kepri, Tjaw Hioeng, wacana menjadikan dormitori tempat karantina itu sudah terealisasi sejak beberapa hari lalu.

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
DORMITORI - Wakil Ketua Korwil HKI Kepri, Tjaw Hioeng mengatakan, pemilihan kawasan dormitori menjadi tempat karantina, disesuaikan dengan hasil rapid test massal yang dilaksanakan oleh masing-masing perusahaan di wilayah industri Mukakuning, Kota Batam, terhadap pekerjanya. Foto beberapa waktu lalu 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wacana pemilihan kawasan dormitori Mukakuning Batam sebagai tempat alternatif karantina pasien Covid-19, mendapat tanggapan dari Koordinator Wilayah (Korwil) Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri.

Menurut Wakil Ketua Korwil HKI Kepri, Tjaw Hioeng, wacana itu sudah terealisasi sejak beberapa hari lalu.

"Sudah dilakukan, baik di kawasan Batamindo ataupun kawasan industri Panbil," ujar Ayung, sapaannya kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020).

Pemilihan kawasan dormitori menjadi tempat karantina, lanjutnya, disesuaikan dengan hasil rapid test massal yang dilaksanakan oleh masing-masing perusahaan di wilayah industri Mukakuning, Kota Batam, terhadap seluruh pekerjanya.

Ayung menyebut, jika reaktif Covid-19, para pekerja akan langsung dikarantina sambil menunggu hasil pemeriksaan swab mandiri yang ditanggung pihak perusahaan.

Klaster Dormitori Mukakuning Batam Tambah 56 Orang, Didominasi Pekerja Perempuan

Ketahuan saat Tes Swab, Klaster Karyawan Swasta di Batam Bertambah, Ini Kata Kadinkes

"Sesudah hasil swab keluar dan dinyatakan positif Covid-19, maka pekerja akan dibawa ke rumah sakit rujukan pemerintah," ujarnya.

Ayung menuturkan, anggaran untuk pemeriksaan swab dan rapid test massal sendiri dibebankan kepada masing-masing perusahaan di kawasan industri Mukakuning, Kota Batam.

Terkait hal ini, baik pengelola kawasan industri dan pihak perusahaan telah membentuk tim pencegahan Covid-19 internal.

"Nanti mereka yang akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," katanya lagi.

Penyelenggaraan rapid test dan pemeriksaan swab massal bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 di kawasan industri tersebut. Dalam kata lain, tujuannya agar kawasan industri itu terbebas dari Covid-19.

Apalagi sejak ratusan karyawan di sana terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jika perusahaan ada dormitori, mereka akan menyediakan tempat karantinanya. Jika tidak ada dormitori, akan bekerjasama dengan beberapa tempat karantina pasien reaktif Covid-19 terlebih dulu," tutup Ayung.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan, jika rapid test dan pemeriksaan swab massal terhadap pekerja di kawasan industri Mukakuning dilaksanakan secara mandiri.

Anggaran untuk pelaksanaannya menjadi tanggung jawab langsung pihak perusahaan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved