KEPRI TERKINI
WAWANCARA Eksklusif dengan Ismeth Abdullah, Soal Pilgub Kepri hingga Kandidat Gubernur Pilihan
Mantan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah dalam wawancara eksklusif dengan Tribun Batam bicara soal Pilgub dan harapannya terhadap Gubernur baru.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Bertepatan dengan HUT ke-16 Provinsi Kepri, 24 September 2020 mendatang, terdapat jutaan harapan yang diemban pemerintah yang akan terpilih pada pilkada Desember mendatang.
Kali ini, TRIBUNBATAM.id mengadakan News Webilog episode (23/9/2020) bersama narasumber tunggal yakni sosok Gubernur pertama provinsi Kepri yaitu Ismeth Abdullah.
Untuk lebih lengkapnya, berikut kutipan wawancara eksklusif Tribun Batam bersama Mantan Gubernur provinsi Kepri, Ismeth pada Rabu (23/92020), terkait antara Pilkada dan masa depan Kepri :
Tribun (T) : Selamat siang, pak?
Ismeth (I) : Selamat siang.
T : Seperti yang kita ketahui, Pak Ismeth sempat mencalonkan diri sebagai gubernur pada pilkada mendatang. Apa keinginan bapak saat ini sehingga memilih untuk mencalonkan sebagai kandidat gubernur?
I : Sejak dalam perjalanan sebagai konsultan. Ketika itu saya jadi banyak membawa tamu dan akhirnya banyak bertemu masyarakat dan masyarakat minta saya untuk mencalonkan diri. Bahkan kebanyakan dari mereka sering berkeluh kesah tentang permasalahan mereka sehari-hari.
T : Apa upaya bapak untuk mewujudkan harapan masyarakat ketika maju sebagai calon gubernur ketika itu?
I : Menjadikan masyarakat Kepri yang maju itu tidak sulit. Sementara yang saya lihat saat ini perekonomian mengalami pemerosotan. Apa susahnya dari anggaran belanja disisihkan untuk pembangunan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. Sekarang pabrik yang tutup tapi dibiarkan. Harusnya diajak berunding biar tidak tutup.
T : Setelah sebelumnya kembali mencalonkan sebagai Gubernur, partai mana saja yang telah bapak lobi?
I : Sudah banyak mulai dari DPW dan DPP.
T : Pak Ismeth sempat membentuk tim pemenangan kala itu, seperti apa pak?
I : Iya ada banyak tim dimasing-masing kabupaten dan kota.
T : Pada akhirnya bapak mengetahui bahwa tidak akan mendapat dukungan, apa perasaan bapak saat itu?
I : Sebenarnya bukan tidak mendapatkan dukungan tapi tidak mendapatkan partai tersebut. Artinya mereka mendukung hanya saja saya tidak dapat mendaftar karena ada alasan tertentu. Jadi ya biasa-biasa saja. Tidak ada masalah. Sampai minggu-minggu terakhir kita juga masih berusaha. Tapi saya sudah pernah berkarya ditingkat gubernur jadi biasa aja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/24092020mantan-gubernur-pertama-provinsi-kepulauan-riau-ismeth-abdullah.jpg)