Sabtu, 18 April 2026

BINTAN TERKINI

Menteri Kesehatan RI Dukung Program Bupati Bintan Soal Layanan Ibu Hamil dan Bersalin

Terawan Agus Putranto mengaku sangat mendukung program perubahan kesehatan yang baru dicanangkan Bupati Bintan, Apri Sujadi melalui Dinkes Bintan.

Penulis: Alfandi Simamora |
ISTIMEWA
Menkes RI, Terawan Agus Putranto berfoto bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni. 

TRIBUNBINTAN.com, BINTAN - Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto mengaku sangat mendukung program perubahan kesehatan yang baru dicanangkan Bupati Bintan, Apri Sujadi melalui Dinkes Bintan.

Dukungan itu ditujukan terhadap peningkatan pelayanan ibu hamil dan bersalin dengan cepat, terintegrasi dan terencana (CINTA) di masa pandemi Covid-19.

"Bidang kesehatan menjadi hal yang utama. Maka dengan adanya program baru peningkatan pelayanan ibu hamil sampai melahirkan ini saya dukung, saya supervisi, saya ikuti, dan saya monitori," ujar Terawan di Laguna Bintan Resort, Jumat (25/9/2020) kemarin.

Kabupaten Bintan menurutnya sangat menjanjikan.

Sehingga bidang kesehatan juga harus mendukung bidang industri dan pariwisata.

Hal itu guna mendukung pergerakan ekonomi di masa pandemi Covid-19 di mana sektor pariwisata merupakan penyumbang PAD terbesar.

"Besarnya nilai investasi yang masuk di Bintan juga memerlukan dukungan sektor kesehatan. Mari kita terus berjuang, tetap semangat dan taati protokol kesehatan," ungkapnya.

8 Menteri Rapat di Bintan, Kamar di Resort Ini 97 Persen Terisi, Tertinggi Selama Pandemi Covid-19

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, dengan hadirnya program perubahan yang baru terkait pelayanan kesehatan ibu hamil dan bersalin itu kesehatan ibu dan calon bayi tetap terjaga.

Di mana melalui program ini, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dilakukan dari rumah ke rumah oleh petugas kesehatan.

Lalu pembinaan kesehatan ibu hamil melalui virtual dengan aplikasi 'Pantau Bumilku' dan 'Bidan Online' serta pelayanan Persalinan Prima dengan menjemput pasien yang hendak bersalin dari rumah.

"Upaya ini sebagai upaya menekan angka kematian ibu bersalin maupun angka kematian bayi lahir," tutupnya.(TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved