TRIBUN WIKI

Kisah Punahnya Harimau Bali, Diburu Karena Dianggap Roh Jahat hingga Kumis Dijadikan Racun

Pada 27 September 1937, harimau Bali resmi dinyatakan punah. Kala itu, seekor betina harimau Bali terakhir dibunuh di Sumberkima, Bali.

Tribunnewswiki.com
HARIMAU BALI PUNAH - Harimau Bali menjadi spesies pertama dari 3 spesies harimau di Indonesia yang punah pada 1937. FOTO: Perburuan harimau Bali. 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Harimau merupakan salah satu satwa langka yang dilindungi.

Sebetulnya, ada 3 subspesies harimau yang pernah hidup di Indonesia.

Ketiganya yakni harimau Jawa, harimau Bali, dan harimau Sumatera.

Sayangnya, hanya tinggal harimau Sumatera yang tersisa.

Sedang kedua subspesies lainnya yakni harimau Jawa dan harimau Bali telah lama dinyatakan punah.

Punahnya harimau Bali

Pada 27 September 1937, harimau Bali resmi dinyatakan punah.

Kala itu, seekor betina harimau Bali terakhir dibunuh di Sumberkima, Bali.

Matinya hewan dengan nama latin Panthera tigris itu membuat harimau Bali menjadi subspesies harimau pertama yang punah.

Harimau Bali tidak pernah ditangkap hidup-hidup dan dipamerkan di kebun binatang.

Meski demikian, sisa-sisa tengkorak, kulit, dan tulang harimau Bali saat ini masih dapat dilihat di museum.

Ada beberapa penampakan dalam beberapa tahun kemudian, tetapi tidak pernah terbukti bahwa harimau Bali masih ada.

Harimau Bali dan Subspesies Lainnya

harimau
Harimau Bali mati ditembak pada 3 November 1911

Awalnya ada delapan subspesies harimau, tetapi saat ini hanya ada lima yang masih bertahan.

Lima subspesies tersebut adalah harimau Siberia, harimau Indochina, harimau China Selatan, dan harimau Sumatra.

Harimau Bali, harimau Jawa, dan harimau Kaspia sudah dinyatakan punah.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved