Breaking News:

PILKADA BATAM

INI Risiko Hukum yang Bakal Dihadapi Rudi Jika Tak Cuti Sebagai Kepala BP Batam

Tim Anggota Teknis Dewan Kawasan Taba Iskandar mengingatkan risiko terkait hukum yang bakal dihadapi Rudi jika tetap tak cuti sebagai Kepala BP Batam

ISTIMEWA
Tim Anggota Teknis Dewan Kawasan Taba Iskandar. 

Editor : Tri Indaryani 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tim Anggota Teknis Dewan Kawasan Taba Iskandar mengatakan, jika Walikota Batam Ex-officio Kepala BP Batam tidak cuti pada jabatan Kepala BP Batam maka akan berakibat hukum.   

Dan potensi negara menghadapi gugatan dari para pihak yang berurusan di BP Batam.

Hal itu ia katakan, karena pengakuan HM Rudi selalu Walikota Batam Ex-officio Kepala BP Batam tidak cuti sebagai Kepala Batam.

Hanya cuti pada jabatan Walikota Batam pasca penetapan sebagai kontestasi Pilwako Batam.

"Akibat hukumnya adalah, surat-surat atau dokumen yang dikeluarkan BP Batam dan ditandatangani Rudi batal demi hukum mulai per tanggal 26 September 2020 sampai 71 hari masa cuti. Karena per 26 September itu Walikota Batam Ex-officio Kepala BP Batam cuti," kata Taba Iskandar, Minggu (28/9/2020).

Taba mengingatkan Rudi, agar membuat keputusan yang tak merugikan negara.

Rudi Tak Cuti Sebagai Kepala BP Batam, Taba Iskandar: Keliru! Jabatan Kepala BP Batam itu Ex-Officio

Sebab kata dia, sangat potensi sekali dan diterima akal sehat jika surat - surat atau dokumen yang dikeluarkan di atas 26 September - Desember 2020 nanti yang ditandatangani Rudi batal dan rentan gugatan hukum.

"Hati-hati soal itu. Jangan sampai terjadi begituan. Untuk itu, kami ingatkan. Saya menjaga independensi saya sebagai anggota teknis dewan kawasan," kata Taba.

Keliru dan Cacat Hukum

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved