VIRUS CORONA DI BATAM
Kasus Corona dari Kawasan Dormitori Panbil Kembali Bertambah, Ini Kata Kadinkes Batam
Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi menyebut jika potensi ledakan pasien di Dormitori Panbil Mukakuning kemungkinan besar kembali terjadi.
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari kawasan Dormitori Panbil Mukakuning, Kota Batam, terus bertambah.
Dalam dua hari, sejak tanggal 26-27 September 2020, pekerja terpapar Covid-19 di sana bertambah 17 orang.
Melihat kondisi ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebut jika potensi ledakan pasien di Dormitori Panbil Mukakuning kemungkinan besar kembali terjadi.
"Iya, bisa saja," tegas Didi kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).
Namun, dia tak ingin berspekulasi terlalu jauh terkait potensi ledakan tersebut.
• 16 Kasus Baru Corona dari Kawasan Dormitori Panbil Batam, Total 50 Kasus Covid-19
Sebab, dua dormitori di kawasan industri Mukakuning memang dijadikan tempat karantina bagi para pekerja yang reaktif Covid-19 setelah rapid test massal dua perusahaan dilaksanakan beberapa hari lalu.
Kedua perusahaan itu adalah PT Infineon Technologies Batam dan PT Philips.
Didi memastikan, kedua perusahaan tersebut telah melakukan pemeriksaan swab massal terhadap seluruh karyawannya.
Terpisah, Wakil Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hioeng atau akrab disapa Ayung menyebut, penambahan pasien positif Covid-19 dari Dormitori Panbil Mukakuning adalah hal wajar.
"Sebab, dormitori tempat karantina pekerja yang dinyatakan reaktif Covid-19 sambil menunggu hasil swab. Jika positif, akan dibawa ke rumah sakit rujukan," terang dia saat dihubungi Tribun Batam.
Untuk pemilihan kawasan dormitori di Mukakuning sebagai tempat karantina, Ayung mengatakan jika hal itu telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Apalagi sejak banyaknya pekerja industri di sana terpapar Covid-19.
"Dua dormitori, kawasan Batamindo dan Panbil. Untuk bloknya itu kewenangan dari pihak pengelola untuk memberi tahu," tambah dia lagi.
Sementara itu, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam mencapai 1.548 orang.
Dari jumlah itu, 974 orang di antaranya dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan 47 orang meninggal dunia.
Sedangkan 525 orang masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan pasien Covid-19.
Masih Beroperasi
Sebelumnya diberitakan, dua perusahaan di kawasan Mukakuning, Kota Batam, beberapa hari terakhir menjadi sorotan akibat banyaknya pekerja terpapar Covid-19.
Kedua perusahaan itu adalah PT Infineon Technologies Batam dan PT Philips Industries Batam.
Bahkan, kedua perusahaan ini sempat akan dihentikan operasionalnya sementara waktu untuk mencegah penularan Covid-19 terhadap pekerja lainnya.
Namun, untuk menghindari terganggunya stabilitas ekonomi seluruh pekerja, mereka pun diperbolehkan untuk tetap beroperasi dengan syarat telah melakukan pemeriksaan swab massal terhadap seluruh karyawan.
Menyikapi kondisi ini, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebut jika kedua perusahaan telah memenuhi persyaratan tersebut.
"Sudah," ujar Didi singkat kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).
Pernyataan Didi ini relevan dengan kondisi di lapangan.
Berdasarkan pantauan Tribun Batam, aktivitas di dua perusahaan itu masih beraktivitas seperti biasanya.
• 70 Pasien Covid-19 di Batam Sembuh, Termasuk 8 Karyawan PT Phillips dan 3 Karyawan PT Infineon
Dari luar gerbang terlihat beberapa pekerja tengah mondar-mandir di halaman depan kedua perusahaan. Mereka tampak sibuk.
Sementara, area parkir dipenuhi puluhan hingga ratusan kendaraan karyawan.
Dari hasil pantauan diketahui pula, baik PT Infineon Technologies Batam dan PT Philips Technologies Batam telah memperketat pemeriksaan protokol kesehatan setiap orang yang akan masuk atau berkunjung.
Di depan area parkir juga dipasang spanduk imbauan agar para pekerja serta tamu dari kedua perusahaan itu untuk mengikuti anjuran dari pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.
Saat pantauan dilakukan, tak ada karyawan atau pekerja yang dapat ditemui.
Sebagaimana diketahui, PT Infineon Technologies Batam terletak di kawasan Batamindo, Mukakuning.
Sementara PT Philips Technologies Batam terletak di kawasan Panbil Industrial Batam.
(tribunbatam.id/ichwannurfadillah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2809dormitori-di-mukakuning.jpg)