Sabtu, 25 April 2026

WASPADA! Jangan Coba-coba Dekati Pohon Ini, Racunnya Setara yang Dikeluarkan Kalajengking

Pohon beracun tersebut bernama Dendrocnide excelsa atau juga dikenal sebagai gympie-gympie.

Sassafras.id.au Via Kompas.com
Dendrocnide excelsa, pohon beracun yang hidup di Australia 

TRIBUNBATAM.id -  Jangan sembarangan pada daun satu ini. Daun ini punya racun yang kekuatannya setara dengan racun kalajengking.

Harus diperhatikan jenis daun dan pohon yang satu ini agar terhindar dari racunnya yang membahayakan.

Pohon ini memang lebih identik tumbuh di Australia. Pohon beracun tersebut bernama Dendrocnide excelsa atau juga dikenal sebagai gympie-gympie.

Dilansir dari BBC, para peneliti mengatakan bahwa siapa pun yang tersengat daun pohon tersebut, pertama-tama akan merasakan sensasi terbakar yang hebat.

Efeknya kemudian berubah beberapa jam selanjutnya: menjadi rasa sakit yang mirip dengan terjepit pintu mobil. Itu bisa berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu.

Para peneliti mengungkapkan, struktur molekul racun yang mereka temukan seperti simpul. Ini memungkinkan racun terjerat dan berulang kali menargetkan reseptor rasa sakit pada korban.

Pohon beracun tersebut bernama Dendrocnide excelsa atau juga dikenal sebagai gympie-gympie.

Ia memiliki daun berbentuk oval dengan rambut kecil tajam seperti jarum dan biasanya ditemukan di hutan hujan di wilayah timur laut Queensland, Australia.

"Spesies pohon ini sangat terkenal karena menghasilkan sengatan yang menyakitkan," kata Irina Vetter, profesor di Institute for Molecular Bioscience, University of Queensland.

Ia menambahkan, rambut tajam yang ada pada daunnya “bertindak seperti jarum yang menyuntikkan racun saat melakukan kontak dengan kulit”.

Para peneliti memberi nama jenis racun saraf yang baru ditemukan itu dengan "gympietides".

Hingga saat ini, para ilmuwan belum bisa menemukan molekul mana di dalam tanaman yang menyebabkan rasa sakit yang begitu parah.

“Dengan memahami cara kerja racun ini, kami berharap dapat memberikan pengobatan yang lebih baik kepada mereka yang tersengat tanaman, untuk meredakan atau menghilangkan rasa sakitnya,” pungkas Profesor Vetter.(NationalGeographicIndonesia)

Manfaat Daun Laban 

Berikut ini manfaat daun laban yang sempat menjadi perbincangan setelah seorang pria sebuit bisa untuk obati virus corona.

Daun tersebut menjadi viral dan terus menjadi pembicaraan setelah seorang kakek mengaku telah mendapat mimpi menemukan obat virus corona dari daun tersebut.

Pembicaraan soal daun laban pun kian massif. Dari satu orang ke orang lain, nama daun laban melejit.

Nah, sesungguhnya apakah daun laban itu. Apakah benar ia mampu membunuh virus corona.

Berikut  manfaat daun laban untuk kesehatan

Daun leben yang memiliki nama ilmiah Vitex pubescens Vahl adalah tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Laban tumbuh hampir di semua provinsi di Sumatera dan Kalimantan.

Pohon laban telah digunakan dalam banyak pengobatan tradisional. Daun dan kulit batang laban digunakan untuk mengobati sakit pinggang, gangguan pencernaan, demam, sengatan kalajengking hingga digunakan sebagai obat penambah stamina.

Daun laban telah diteliti mengandung senyawa ecdysteroid, flavonoid, steroid, dan fenolik yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Meskipun begitu, belum ada penelitian mengenai efek daun laban sebagai obat corona.

Manfaat daun laban bagi kesehatan

Daun laban biasanya dikonsumsi sebagai minuman teh dan dianggap obat herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti berikut:

 
Anti-peradangan
Dari penelitian yang sama dikemukakan pula bahwa getah yang berasal dari daun laban bermanfaat sebagai anti-inflamasi atau antiradang yang dapat menyembuhkan pembengkakan yang terjadi pada jaringan tubuh.
Antialergi

Sebagian besar spesies laban (Vitex) sudah digunakan dalam sistem pengobatan India kuno bernama Ayurveda dan Siddha.

Daun laban mengandung berbagai molekul bioaktif, seperti iridoid, flavonoid, diterpenoid, turunan, dan pitosteroid.

Dari berbagai kandungan tersebut, laban diyakini memiliki sifat antihistamin atau antialergi yang dapat mengendalikan peradangan dan gatal di kulit.

Sakit perut
Daun laban dikenal sebagai ramuan yang efektif untuk menurunkan produksi asam lambung yang berlebih.

Telah dilakukan penelitian yang mengamati efek laban pada tikus dengan tukak lambung. Hasilnya mengungkapkan bahwa ekstrak daun leben menunjukkan aktivitas yang signifikan melindungi lambung dari asam lambung yang berlebihan.

Antikanker
Lebih dari 60% obat-obat antikanker berasal dari sumber daya alam, laban adalah salah satu tanaman yang diujikan aktivitas antikankernya.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh Chempublish Journal, kulit batang laban mampu menghasilkan salah satu senyawa sitotoksik.
Senyawa sitotoksik adalah senyawa yang berpotensi untuk dijadikan obat antikanker karena dapat mengambat pertumbuhan sel kanker.

Antimikroba yang mengobati jerawat
Pada tahun 2013 yang lalu, jurnal Agricultural Science karya para peneliti di Institut Pertanian Bogor mempelajari mengenai tanaman-tanaman antijerawat di Indonesia.

Pada penelitian itu disebutkan bahwa laban termasuk ke dalam tanaman yang memiliki potensi besar sebagai antibakteri yang dapat menumpas jerawat yang disebabkan oleh bakteri P. acnes, S. epidermidis, dan S. aureus.

 
Antijamur dan HIV
Suatu studi yang menguji kandungan di dalam laban mengungkapkan bahwa kandungan triterpenoid pada kulit laban banyak ditemukan pada bagian kulitnya.

Golongan terpenoid inilah yang merupakan komponen kimia yang aktif melawan bakteri, jamur, virus, dan protozoa. Triterpenoid merupakan satu dari contoh golongan terpenoid yang dapat menghambat virus HIV.

Jadi, apakah daun leben dapat mengobati virus corona?

Melihat potensinya sebagai tanaman obat yang telah diamati oleh para peneliti, memang rasanya daun laban bisa saja menjadi obat yang disebabkan oleh virus.

Namun perlu diingat, hingga saat ini belum ada penelitian khusus yang mengamati aktivitas daun leben terhadap virus corona.

Sebagai masyarakat yang bijak, sebaiknya kita tidak gegabah dalam menganggap suatu zat dapat secara mutlak menjadi obat.

Jangan mudah percaya berita yang ada di media sosial sebelum ada klaim dari pihak yang dapat dipercaya seperti lembaga pemerintah maupun organisasi dunia yang berkaitan.

Apalagi jika berhubungan dengan virus corona yang masih sangat baru dan masih terus diteliti.

Daun laban adalah tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Tentu tidak ada salahnya jika Anda ingin mengonsumsinya.

Namun, lebih baik gunakan dari bentuk alamnya seperti dijadikan teh atau bahan masakan dan konsultasikan dulu ke dokter sebelum mengonsumsinya.

Hindari obat-obatan yang mengaku mengandung daun laban sebagai obat corona karena kita tidak tahu efek samping yang bisa timbul setelah mengonsumsi obat-obatan yang belum resmi tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Pohon Ini Memiliki Racun Seperti Kalajengking, Kenali Ciri-cirinya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved