Jumat, 24 April 2026

Konsumsi Pil Sapi, Pria Paruh Baya Nyaris Dihakimi Massa usai Lecehkan Perempuan

Penggunaan pil sapi meresahkan. Seorang pria paruh baya berinisial H (53) nyaris menjadi amukan massa gara-gara melecehkan seorang perempuan

Tribun Solo/tribun solo
DUGAAN PELECEHAN - Seorang pria paruh baya berinisial H (53), warga Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, nyaris menjadi sasaran amuk warga setelah diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang wanita di kawasan Taman Bendungan Tirtonadi Solo, Kamis (23/5/2026). Peristiwa ini terjadi saat korban sedang berada di sekitar lokasi untuk membeli minuman. 

TRIBUNBATAM.id - Penggunaan pil sapi meresahkan. Seorang pria paruh baya berinisial H (53) nyaris menjadi amukan massa gara-gara melecehkan seorang perempuan di Taman Bendungan Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah.

Pria tersebut teler karena mengonsumsi pil sapi, Kamis (23/4/2026).

Pil Sapi sebenarnya adalah sebutan jalanan atau nama slang untuk obat keras jenis Trihexyphenidyl (THP). 

Penyebutan "Pil Sapi" muncul karena efeknya yang membuat pemakainya merasa tenang hingga "teler" atau bengong layaknya sapi, serta harganya yang relatif sangat murah sehingga sering disalahgunakan oleh kalangan remaja dan pekerja kasar.

Dugaan H mengonsumsi pil sapi ini mencuat dari hasil interogasi awal yang dilakukan aparat kepolisian setelah pelaku diamankan.

Tindakan tak senonohnya memantik amarah warga.

Warga marah setelah mendengar teriakan korban minta tolong. 

Kasat Samapta Polresta Surakarta, Kompol Edi Sukamto, mengatakan petugas segera bertindak untuk mengamankan pelaku dari kerumunan warga.

“Melihat situasi yang semakin tidak kondusif, Tim Sparta segera mengamankan terduga pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri oleh warga, kemudian membawanya ke Mako Polresta Surakarta,” jelasnya.

Coba melarikan diri

Berdasarkan keterangan saksi, aksi pelecehan bermula saat korban tengah nongkrong di sebuah warung es cokelat.

Pelaku tiba-tiba datang dari samping, mengusap pipi korban, lalu meremas pundaknya.

Saat tangan pelaku hendak mengarah ke bagian tubuh sensitif. Korban langsung menepis dan melarikan diri sambil menangis menuju kasir.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengamankan pelaku.

Namun, emosi yang memuncak membuat pelaku sempat menjadi sasaran pemukulan sebelum akhirnya diamankan petugas.

Saat dibawa ke kantor polisi, pelaku bahkan sempat mencoba melarikan diri dengan melompat dari sepeda motor di depan gerbang Mapolresta Solo.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved