Gatot Nurmantyo Pernah Tolak Tawaran Presiden Jokowi Jadi Menhan, Kini Memprakarsai KAMI
Mantan Panglima TNI ini kembali menjadi sorotan setelah aktif mendeklarasikan KAMI ke beberapa wilayah. Lewat KAMI, Gatot Nurmantyo yang juga Manta
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id |JAKARTA - Jenderal Purn Gatot Nurmantyo memprakarsai gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).
Bahkan dia sempat menolak jabatan sebagai Menteri Pertahanan dari Presiden Jokowi.
Nama Gatot Nurmantyo semakin menjadi perbincangan setelah dirinya meminta memutar kembali Film G30S/PKI.
Mantan Panglima TNI ini kembali menjadi sorotan setelah aktif mendeklarasikan KAMI ke beberapa wilayah.
Lewat KAMI, Gatot Nurmantyo yang juga Mantan Kepala Staf TNI AD ini mengaku memiliki tujuan utama menyelamatkan NKRI.
Sejumlah massa menggelar aksi menolak acara KAMI Jatim di depan Gedung Juang 45 Surabaya, Senin (28/9/2020).
Padahal, pamfletnya sudah banyak tersebar.
Akhirnya di lokasi tersebut tak jadi digelar acara.
Kemudian, massa yang kontra juga menggelar aksi di Jabal Nur Surabaya.
Di sana, Gatot dan KAMI Jatim sempat menggelar acara ramah tamah.
Mereka menolak lantaran menganggap keberadaan kelompok tersebut hanya akan membuat gaduh.
Gatot Nurmantyo turut memberikan tanggapan atas sejumlah aksi penolakan tersebut.
Sejatinya, deklarator KAMI itu akan jadi pembicara dalam acara bertajuk Silaturahmi Akbar yang rencananya diadakan KAMI Jatim.
"Dalam hal ini saya mengimbau KAMI semuanya, kita semuanya harus bersyukur. Mengapa bersyukur, karena yang demo di sana itu, keberadaan kami ada demo, demo kan dibayar dalam kondisi ekonomi yg susah ini," kata Gatot saat ditemui di salah satu Masjid di kawasan Gunung Anyar.