Selama Debat Perdana Pilpres AS, Donald Trump Tercatat 73 Kali Menginterupsi Rivalnya, Biden
Angka tersebut muncul berdasarkan pencatatan yang dilakukan media AS CBS News, sebagaimana diberitakan BBC pada Selasa, (29/9/2020).
Editor: Lia Sisvita Dinatri
TRIBUNBATAM.id, CLEVELAND - Donald Trump tercatat telah melakukan 73 kali interupsi selama debat perdana Pilpres AS melawan Joe Biden.
Angka tersebut muncul berdasarkan pencatatan yang dilakukan media AS CBS News, sebagaimana diberitakan BBC pada Selasa, (29/9/2020).
Adapun berdasarkan catatan 2016, presiden 74 tahun itu pernah 37 kali memotong pernyataan rivalnya pada saat itu, Hillary Clinton.
Merujuk pada catatan CBS News, Trump juga mendapat bagian terbesar ketika menindaklanjuti pertanyaan dari moderator Chris Wallace.
Sang petahana mendapatkan 15 dibandingkan lawannya, empat. Kemudian petahana melakukan 14 kali sanggahan dibandingkan Joe Biden yang hanya sembilan.
Tetapi jika melihat performa selama debat perdana Pilpres AS, Trump hanya berbicara sekitar 38 menit. Sementara Biden 43 menit.
Virus corona menjadi segmen yang paling banyak dibahas selama debat, di mana mereka menghabiskan 20 menit untuk saling beradu argumen.
Adapun petahana dan kandidat dari Partai Demokrat tersebut membahas dampak ekonomi, vaksin, masker, hingga cara pemerintah saat ini menanganinya.
Seperti misalnya pada suatu kesempatan, sang presiden mengejek rivalnya itu "mengenakan masker terbesar yang pernah dia lihat".
Dia kemudian mengeklaim dia akan mengenakan penutup mulut dan hidung jika diperlukan. Bahkan, dia mengeluarkan masker dari saku setelan jasnya.
Trump juga membela keputusannya tetap menggelar kampanye yang tidak mengindahkan pembatasan sosial, di mana pendukungnya tak diwajibkan bermasker.
• Trump Tunjuk Amy Coney Barret-Hakim Konservatif Brilian sebagai Calon Hakim Agung AS
• Disinggung Soal Pajak Penghasilan, Donald Trump Berkilah, Salahkan Pemerintahan Obama
Suami Melania Trump itu beralasan kebanyakan kampanyenya dilakukan di luar ruangan, yang dia anggap jauh lebih aman dibandingkan di dalam.
"Orang-orang ingin mendengar apa yang akan saya katakan", ujar dia seraya menyebut lebih banyak publik ingin melihatnya daripada Biden.
Setelah virus corona, segmen mengenai kekerasan dan rasialisme menjadi salah satu yang paling banyak dibahas dengan 17 menit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/debat-perdana-pilpers-as.jpg)