VIRUS CORONA DI INDONESIA
Pemerintah Bantah Mencla-mencle, Jokowi: Jangan Sok-sokan Lakukan Lockdown
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta publik tak menganggap pemerintah bersikap mencla-mencle terkait penyesuaian kebijakan di tengah pandemi Covid
Pemerintah Bantah Mencla-mencle, Jokowi: Jangan Sok-sokan Lakukan Lockdown
TRIBUNBATAM.ID - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta publik tak menganggap pemerintah bersikap mencla-mencle terkait penyesuaian kebijakan di tengah pandemi Covid-19.
Jokowi mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 merupakan masalah baru yang terjadi di seluruh negara, di mana belum ada negara yang dapat mengklaim telah memiliki solusi terbaik.
• Desember Vaksin Covid-19 Akan Diberikan ke Rakyat Indonesia, Jokowi: Tahun Depan Sudah Normal
• Setelah Vaksin Disuntikan, Jokowi Optimis Dunia Pariwisata Akan Kembali Bergejolak
Dalam video yang diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu (3/10/2020), Jokowi juga menilai lockdown di tingkat kota, kabupaten dan provinsi bukan solusi tepat menekan angka penyebaran Covid-19.
Pasalnya, menurut Jokowi, lockdown di tingkat kota, kabupaten dan provinsi dapat mengorbankan kehidupan masyarakat.
• Gatot Nurmantyo Pernah Tolak Tawaran Presiden Jokowi Jadi Menhan, Kini Memprakarsai KAMI
• Anies Baswedan Rencanakan Perpanjangan PSBB Hingga 11 Oktober, Jokowi: Akan Merugikan Banyak Orang
"Tidak perlu sok-sokan akan me-lockdown provinsi, me-lockdown kota atau me-lockdown kabupaten, karena akan mengorbankan kehidupan masyarakat," kata Jokowi dalam video yang diunggah di akun Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (3/10/2020).
Jokowi menuturkan, strategi pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 adalah mencari titik keseimbangan antara kepentingan kesehatan masyarakat dan kepentingan ekonomi.
• Curhatan Tenaga Medis Covid-19 ke Presiden Jokowi, Sudah 5 Bulan Bekerja, Jarang Ketemu Keluaraga
Untuk itu, Jokowi menekankan pentingnya penerapan pembatasan sosial berskala mikro atau micro-lockdown ketimbang melakukan lockdown di tingkat kota, kabupaten atau provinsi.
"Kita buat lebih terarah, spesifik, fokus, tajam untuk mengatasi masalah Covid-19 tapi tidak membunuh ekonomi dan kehidupan masyarakat, ini yang harus kita lakukan," kata Jokowi.
• Menhan Prabowo Subianto Tanam Singkong, Sebut Perintah Langsung Presiden Jokowi
Jokowi juga meminta publik untuk tidak menganggap pemerintah bersikap mencla-mencle terkait penyesuaian kebijakan di tengah pandemi Covid-19.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan, pandemi Covid-19 merupakan masalah baru yang terjadi di seluruh negara, di mana belum ada negara yang dapat mengklaim telah memiliki solusi terbaik.
• Jokowi Gesa Perencanaan Vaksin, Minta Selesai Dalam 2 Bulan
• Jokowi Kabulkan Permintaan Prabowo, 2 Brigjen TNI Eks Tim Mawar Menjabat di Kemenhan
"Tiap negara juga berbeda-beda masalahnya, berbeda cara dalam menanganinya, jadi kita pun harus terus menyesuaikan diri mencari cara terbaik yang paling cocok dengan situasi kita," kata Jokowi.
.
.
.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jokowi: Tidak Perlu Sok-sokan Me-lockdown Provinsi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/presiden-jokowi-menyapa-sejumlah-tena.jpg)