Selasa, 14 April 2026

ASET BP BATAM

Fakta Unik Dam Duriangkang, Jadi Sumber Air Bersih Bagi 1,3 Juta Warga Batam

Dam Duriangkang yang berlokasi ditengah hutan lindung ini, awalnya dibangun tahun 1990, namun baru efektif beroperasi di tahun 2001.

|
TribunBatam.id/Istimewa/Dokumentasi BP Batam
DAM DURIANGKANG - Mengenal Dam Duriangkang di Batam. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

Fakta Menarik Dam Duriangkang

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dam Duriangkang merupakan waduk terbesar di Kota Batam, Provinsi Kepri.

Waduk yang berlokasi di tengah hutan lindung ini menjadi sumber air bersih bagi 1,3 juta penduduk di Batam.

Mulanya, waduk ini dibangun pada tahun 1990, namun baru mulai beroperasi secara efektif di tahun 2001.

Kawasan hutan lindung yang menjadi area tangkapan air menjaga air tampungan dan ketersediaan air bersih di dalamnya.

Dengan bentuk bangunan yang luas, waduk ini memiliki volume kurang lebih 78.180.080 m⊃3;.

Kapasitas airnya mencapai 2.122,53 liter per detik dan mampu menyuplai air bersih untuk aktivitas masyarakat hingga saat ini.

Suplai air waduk Duriangkang di Kota Batam mencapai persentase 70 persen.

Sampai saat ini, Badan Pengusahaan (BP) Batam selalu menjaga ketersediaan air di Dam Duriangkang tetap bersih dan terjamin kualitasnya.

Beragam cara pelestarian telah diterapkan, yakni seperti pembersihan dam dari gulma eceng gondok dengan menggunakan mesin harvester, penertiban aktivitas ilegal oleh tim direktorat pengamanan (Ditpam) BP Batam.

Teknologi Modifikasi Cuaca Telah Diterapkan di Atas Dam Duriangkang Batam

Kapolda Kepri Irjen Aris Budiman Tebar Benih Ikan di Dam Duriangkang Batam

Hingga pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk menjaga air dam dari pencemaran limbah rumah tangga.

Harapannya, waduk Duriangkang dapat terus menjaga ketersediaan air bersih di Kota Batam sesuai dengan kebutuhan.

BP Batam selalu siap menerapkan berbagai upaya pelestarian waduk di Kota Batam.

"Jangan sampai dam Duriangkang ini seperti dam Baloi yang sudah tercemar karena banyaknya permukiman di sekelilingnya," ujar Manajer Pengolahan Air Limbah, Badan Fasling BP Batam, Iyus Rusmana dalam keterangan yang diterima Tribunbatam.id, Senin (5/10/2020).(adv)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved