Sabtu, 11 April 2026

Argentina Tembus 809.728 Kasus, Miliki Tingkat Tes Covid-19 Positif Tertinggi di Dunia

Argentina memiliki tingkat tes Covid-19 positif tertinggi di dunia, menurut pelacak Our World In Data yang terkait dengan Oxford,.

STRAITS TIMES
COVID-19 - Argentina memiliki tingkat tes Covid-19 positif tertinggi di dunia, menurut pelacak Our World In Data yang terkait dengan Oxford. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, BUENOS AIRES - Argentina memiliki tingkat tes Covid-19 positif tertinggi di dunia, menurut pelacak Our World In Data yang terkait dengan Oxford,.

Dengan hampir enam dari 10 menunjukkan infeksi, cerminan dari tingkat pengujian yang rendah dan penegakan aturan penguncian yang longgar.

Argentina mencapai 809.728 kasus yang dikonfirmasi pada hari Senin (5/10/2020), dengan rata-rata tujuh hari sekitar 12.500 infeksi harian baru.

Negara, yang mulai melawan virus dengan kuat, melewati 20.000 kematian minggu lalu.

Para profesional medis mengatakan tingkat pengujian yang rendah dan pembatasan yang longgar telah mendorong tingkat positif yang tinggi.

Naik dari sekitar 40 persen pada Agustus menjadi hanya sekitar 60 persen pada minggu lalu, perhitungan menggunakan data Kementerian Kesehatan menunjukkan.

Joe Biden Kembali Mengecam Komentar Donald Trump Soal Covid-19: Masker Itu Penting!

"Apakah ada isolasi? Tidak ada. Apakah ada (cukup) tes? Tidak, tidak ada," kata Dr Carlos Kambourian, dokter anak di kota Buenos Aires.

Sebagai perbandingan, negara bagian New York berpenduduk 20 juta, kurang dari separuh Argentina yang berjumlah 45 juta, namun melakukan 100.000 tes sehari, empat kali lipat jumlah di Argentina.

Di negara bagian New York, tingkat positifnya sedikit di atas 1 persen.

Pemerintah Argentina mendapat pujian atas penguncian awal yang keras yang dimulai pada 20 Maret, tetapi sejak itu terpaksa melonggarkan pembatasan untuk membantu menghidupkan kembali ekonomi yang sudah dalam resesi selama dua tahun dan karena tingkat kemiskinan dan pengangguran meningkat.

Dr Kambourian menambahkan bahwa hanya sedikit cara untuk memperkuat layanan kesehatan.

“Yang pasti strategi untuk menghentikan pandemi jenis ini tidak diterapkan,” tambahnya.

Sumber dari Kementerian Kesehatan Argentina mengatakan sejumlah besar tes positif adalah hasil dari program "DetectAr", di mana pengujian berfokus pada kontak dari mereka yang diketahui terinfeksi.

Pemerintah telah berjanji untuk menaikkan level pengujian.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved