Breaking News:

PILKADA KARIMUN

Pilkada Karimun, Bawaslu Temukan 37 Pelanggaran di Pekan Pertama Kampanye

Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nurhidayat memaparkan, sebanyak 11 pelanggaran dalam Kampanye ditemukan di Kecamatan Meral Barat

Penulis: | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/Yahya
PELANGGARAN - Ketua Bawaslu Karimun, Nurhidayat bilang, Bawaslu menemukan puluhan pelanggaran kampanye Calon Bupati Karimun dan Wakil Bupati Karimun, dalam pekan pertama kampanye 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun menemukan puluhan pelanggaran kampanye Calon Bupati Karimun dan Wakil Bupati Karimun.

Jumlah yang ditemukan sebanyak 37 kali dan tersebar di beberapa kecamatan.

Puluhan pelanggaran ini tercatat sekitar satu pekan masa kampanye pasangan calon (paslon), atau sejak dimulainya tahapan kampanye. Yaitu dari tanggal 26 September hingga 1 Oktober 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nurhidayat memaparkan, sebanyak 11 pelanggaran dalam Kampanye ditemukan di Kecamatan Meral Barat.

Kemudian 10 pelanggaran di Kecamatan Meral, 7 pelanggaran di Kecamatan Kundur, 7 pelanggaran di Kecamatan Kundur Barat, 1 pelanggaran di Kecamatan Kundur Utara, dan 1 pelanggaran di wilayah Kecamatan Karimun.

Sikap KPU Bintan, Anggota Ad Hoc Bintim Dilaporkan Bawaslu Karena Langgar Kode Etik

Bawaslu Bintan Buka Pendaftaran Pengawas TPS, Butuh 353 Orang untuk Pilkada Bintan

"Kita juga menemukan 16 pelaksanaan kampanye yang berpotensi melakukan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19," tambah Nurhidayat, Selasa (6/10/2020).

Nurhidayat menyebutkan terkait temuan pelanggaran tersebut telah dibahas pihaknya dalam rapat evaluasi satu pekan pelaksanaan kampanye.

"Dilaksanakan di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Karimun hari Jumat kemarin. Kita menghadirkan perwakilan Polres Karimun serta tim kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati," terangnya.

Atas pelanggaran-pelanggaran tersebut, Bawaslu mengambil tindakan. Di antaranya dengan langsung memberikan sanksi teguran di lokasi kampanye.

"Kita lakukan evaluasi dengan mengundang pihak terkait. Kita memberikan penekanan kepada tim kampanye yang hadir supaya lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan," sebut Nurhidayat.

Selanjutnya Nurhidayat berharap agar hasil evaluasi disampaikan ke KPU RI melalui KPU Provinsi.

"Angggota Bawaslu di lapangan hanya memastikan segala sesuatu berjalan sesuai dengan aturan yang ada. Kami tidak berada dalam posisi tawar-menawar," ungkapnya.

Selain itu Nurhidayat juga berharap, agar KPU Kabupaten Karimun segera mengambil sikap terhadap banyaknya rumah atau posko pemenangan yang berdiri.

"KPU Kabupaten Karimun harus lebih aktif melakukan sosialisasi mengenai aturan teknis pelaksanaan kampanye di masa pandemi Covid-19," ucapnya.

Diketahui, Pilkada Karimun diikuti dua paslon, yakni pasangan petahana Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, dan pasangan Iskandarsyah dan Anwar Abubakar.

(tribunbatam.id/Elhadif Putra)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved