KEBAKARAN DI BATAM
BREAKING NEWS, Kebakaran di Komplek Second Centre Bengkong Batam
Setidaknya tiga mobil [emadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam berada di lokasi Komplek Second Centre yang terbakar.
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Septyan Mulia Rohman
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Deretan kios di Kompleks Second Centre, Keluhan Sadai, Kecamatan Bengkong, dekat Pasar Cik Puan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terbakar, Rabu (7/10/2020) sekira pukul 07.30 WIB.
Kobaran api masih membakar satu per satu deretan kios tersebut.
Ada tiga mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batam sudah berada di lokasi.
Para petugas pemadam kebakaran langsung bergerak cepat, mengeluarkan selang dan menyemprotkan air ke kios yang diduga menjadi asal mula api.
Api begitu cepat menjalar ke kios-kios lain.
• Pemko Tanjungpinang Bantu Perbaikan Rumah & Dokumen Korban Kebakaran di Jalan Diponegoro
• Dalang Kebakaran Kejagung! Cleaning Service Tajir, Kasus Besar Jaksa Pinangki dan Jiwasraya
Ada letupan-letupan kecil terdengar dari dalam kios yang terbakar.
Belum diketahui pasti berapa jumlah kios yang terbakar, termasuk total kerugian.
Sekira pukul 08.30 WIB, anggota pemadaman kebakaran sudah bisa menjinakkan api.
Sejumlah warga begitu antusias menyaksikan kebakaran di kios Komplek Second Centre dekat Pasar Cik Puan, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak memperhatikan protokol kesehatan.
Jangankan berkerumun, banyak dari mereka yang tidak mengenakan masker.
Mereka datang untuk menyaksikan langsung peristiwa itu, termasuk melihat anggota pemadam kebakaran menjinakkan api.
"Tadi duduk minum kopi di rumah. Pas dengar ada kebakaran, saya langsung lari ke sini," ujar seorang warga, Mayos kepada TribunBatam.id, Rabu (7/10/2020).
Pria 34 tahun ini enggan berkomentar ketika diminta untuk menceritakan kronologi kebakaran.
Dia beralasan tidak melihat kejadian tersebut dari awal hingga akhir.
"Saya takut salah saja. Coba tanya ke pemilik kios itu," kata Mayos sambil menunjuk seorang pemilik kios.
Warga lainnya, Anita juga terlihat tidak mengenakan kain yang menutup hidup dan mulut itu.
Wanita ini mengaku sempat lagi mengenakan masker karena buru-buru ingin datang ke lokasi.
"Tak apa-apa. Pokoknya saya jaga jarak," ujar wanita berhijab ini.
• Misteri Kebakaran Kejagung dan 3 Perkara Besar, Polri Pastikan Ada Sumber Api Sengaja Dinyalakan
• Warga Gotong Royong Padamkan Api dengan Air Got, Kebakaran di Bengkong Indah Batam
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga terlihat berada di lokasi.
Tidak sedikit mereka juga tidak mengenakan masker dan menjaga jarak
Sembilan Kios Hangus
Kebakaran kios di Komplek Second Centre, Bengkong, Rabu (7/10) sempat membuat heboh pengendara yang kebetulan melintas.
Kebakaran yang terjadi sekitar 07.30 WIB menghanguskan sembilan kios.
Pantauan TribunBatam.id, terlihat beberapa orang pemilik kios sedang membersihkan sisa-sisa puing kebakaran serta mengeluarkan sisa barang mereka dari dalam kios milik mereka.
Hampir semua kios hangus terbakar, hanya satu kios saja yang terhindar dari kobaran api tersebut.
Dari sembilan kios tersebut diketahui memiliki jenis usaha yang berbeda.
Korban kebakaran, Ida Sarinah menyebutkan, saat kejadian ia sedang bersantai di rumahnya di daerah Bengkong Nusantara.
Ia baru mengetahui jika kios yang selama ini digunakan untuk berjualan pakaian seken terbakar dari anaknya yang kebetulan tinggal dekat Pasar Cik Puan.
Mendengar hal itu ia bersama anaknya langsung bergegas menuju ke tempat kejadian.
"Pas sampai sini api sudah membesar, dan sudah menghanguskan sebagian besar kios saya," kata wanita berumur 46 tahun saat ditemui TribunBatam.id.
Akibat kejadian itu ia mengaku merugi puluhan juga Rupiah.
• Warga Abaikan Protokol Kesehatan Lihat Kebakaran Kios di Komplek Second Centre Batam
• BREAKING NEWS, Kebakaran di Komplek Second Centre Bengkong Batam
Wanita yang berdomisili di Bengkong Nusantara tersebut membeberkan jika saat ini masih bingung apakah mau dilanjutkan lagi atau tidak, mengingat situasi lagi susah akibat Covid-19.
"Barang- barang yang ada dalam tokoh semua terbakar, ada tas, sepatu, dan juga pakaipun ikut terbakar," kata Ida.
Hingga siang ini beberapa warga sekitar lokasi masih berkumpul di lokasi kejadian.
Beberapa orang sembari membantu korban mengemasi sisa barang yang masih bisa di pakai untuk dibawa ke luar kios.(TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kebakaran-di-komplek-second-centre-batam.jpg)