KEBAKARAN DI BATAM
CURHAT Korban Kebakaran di Bengkong Batam, Bingung Mencari Modal Lanjutkan Usaha
Seorang saksi mata, Purwanto melihat api pertama muncul dari kios di Komplek Second Centre yang menjual pakaian.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Septyan Mulia Rohman
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kebakaran kios di komplek Second Centre masih menyisakan kesedihan bagi pedagang kios.
Efendi salah satunya. Pria 58 tahun ini hanya tertegun saat kebakaran membakar kios jahit miliknya.
Saat kejadian, ia bahkan belum membuka usahanya itu.
Semua barang berupa baju titipan orang, mesin jahit, meja, serta benang semuanya terbakar.
"Selama ini saya mulai membuka kios jahitan saya pukul sembilan pagi.
Saya tidak sempat selamatkan lagi karena saat saya tiba di lokasi kebakaran api sudah menjalar hingga ke kios saya," ucapnya, Rabu (7/10/2020).
Warga Baloi Kolam RT, 002, RW 022 itu masih bingung darimana mendapatkan modal untuk melanjutkan usahanya itu.
Ia berharap adanya bantuan untuk korban kebakaran ini.
Sementara seorang saksi mata Purwanto menceritakan, ia melihat percikan api serta asap tebal yang keluar dari kios yang menjual pakaian.
Ia pun sempat masuk dalam kios untuk memadamkan api. Begitu keluar, kondisi api sudah membumbung tinggi.
"Rekan saya langsung menghubungi pemadam kebakaran," sebutnya.
• Kebakaran di Kompleks Second Centre Hanguskan 9 Kios, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
• Warga Abaikan Protokol Kesehatan Lihat Kebakaran Kios di Komplek Second Centre Batam
Anggota pemadam kebakaran diketahui berhasil memadamkan api sekitar 10 menit begitu tiba di lokasi.
Pihak pemadam kebakaran saat ditemui Tribun Batam.id belum bisa dimintai keterangan dengan alasan belum memiliki data.
"Sebentar ya saya belum ada data," sebut seorang petugas kebakaran kepada Tribun Batam.id.
Sembilan Kios Terbakar
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini namun kerugian di tafsirkan mencapai ratusan juta Rupiah.
Kebakaran kios di Komplek Second Centre, Bengkong, Rabu (7/10) sempat membuat heboh pengendara yang kebetulan melintas.
Kebakaran yang terjadi sekitar 07.30 WIB menghanguskan sembilan kios.
Pantauan TribunBatam.id, terlihat beberapa orang pemilik kios sedang membersihkan sisa-sisa puing kebakaran serta mengeluarkan sisa barang mereka dari dalam kios milik mereka.
Hampir semua kios hangus terbakar, hanya satu kios saja yang terhindar dari kobaran api tersebut.
Dari sembilan kios tersebut diketahui memiliki jenis usaha yang berbeda.
Korban kebakaran, Ida Sarinah menyebutkan, saat kejadian ia sedang bersantai di rumahnya di daerah Bengkong Nusantara.
Ia baru mengetahui jika kios yang selama ini digunakan untuk berjualan pakaian seken terbakar dari anaknya yang kebetulan tinggal dekat Pasar Cik Puan.
Mendengar hal itu ia bersama anaknya langsung bergegas menuju ke tempat kejadian.
"Pas sampai sini api sudah membesar, dan sudah menghanguskan sebagian besar kios saya," kata wanita berumur 46 tahun saat ditemui TribunBatam.id.
Akibat kejadian itu ia mengaku merugi puluhan juga Rupiah.
Wanita yang berdomisili di Bengkong Nusantara tersebut membeberkan jika saat ini masih bingung apakah mau dilanjutkan lagi atau tidak, mengingat situasi lagi susah akibat Covid-19.
"Barang- barang yang ada dalam tokoh semua terbakar, ada tas, sepatu, dan juga pakaipun ikut terbakar," kata Ida.
Hingga siang ini beberapa warga sekitar lokasi masih berkumpul di lokasi kejadian.
Beberapa orang sembari membantu korban mengemasi sisa barang yang masih bisa di pakai untuk dibawa ke luar kios.(TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kebakaran-di-komplek-second-centre-batam-4.jpg)