Breaking News:

ADVERTORIAL

Rekrut Karyawan ATB, BP Batam Terapkan Syarat yang 'Paksa' Karyawan Langgar Aturan Perusahaan

BP Batam meminta konfirmasi karyawan ATB untuk bersedia bergabung dengan operator pengelola SPAM yang telah ditunjuk oleh BP Batam

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
ATB - Foto karyawan ATB. BP Batam melakukan rekrutmen karyawan ATB untuk disalurkan kepada operator pengelola SPAM Batam setelah konsesi berakhir 

Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan rekrutmen karyawan PT Adhya Tirta Batam (ATB) untuk disalurkan kepada operator pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam setelah konsesi berakhir. Namun, BP Batam menerapkan syarat yang mengharuskan karyawan ATB melanggar aturan.

“Syarat yang harus diwajibkan BP Batam itu hanya bisa dipenuhi bila karyawan melanggar aturan perusahaan,” ungkap Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus.

BP Batam telah mengirimkan surat elektronik kepada masing-masing karyawan ATB pada Kamis (8/10). Di dalamnya terlampir surat resmi yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, beserta sebuah formulir.

Dalam badan surat elektronik ditegaskan, bahwa surat tersebut hanya berlaku bagi karyawan tetap ATB. BP Batam meminta karyawan tidak tetap (kontrak) yang menerima surat elektronik tersebut untuk mengabaikannya. Untuk diketahui, ada sedikitnya 150 karyawan kontrak di ATB.

Dalam surat resmi bernomor B-677/A4/SM.10/10/2020 tersebut, BP Batam meminta konfirmasi karyawan ATB untuk bersedia bergabung dengan operator pengelola SPAM yang telah ditunjuk oleh BP Batam.

“Formulir tersebut harus ditandatangani di atas materai” ungkapnya.

Selain formulir kesediaan bergabung, BP Batam juga meminta untuk melampirkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Karyawan, dan slip gaji yang masih berlaku. Karyawan juga diminta menjelaskan secara rinci job description selama bekerja di ATB dalam sebuah lembar terpisah.

Menurut Maria, syarat tersebut tak mungkin dipenuhi tanpa melanggar aturan perusahaan. Pasalnya, dokumen-dokumen yang diminta bersifat confidential atau rahasia.

Sebagai perusahaan yang telah menerapkan ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management Systems (ISMS), ATB menerapkan aturan ketat terkait distribusi dokumen yang bersifat rahasia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved