Breaking News:

PILKADA KEPRI

Inilah Hasil Pantauan Bawaslu Kepri saat Kampanye Pilkada Kepri

Hasil pemantauan Bawaslu Kepri mengenai kampanye Pilkada Kepri termasuk Pilkada di Batam

Penulis: | Editor: Agus Tri Harsanto
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kepri, Idris belum menerima persetujuan Mendagri terkait open bidding Pemprov Kepri. 

Editor: Agus Tri Harsanto

TRIBUNBATAM.id BATAM - Bawaslu Kepri merilis pengawasan kampanye Calon Gubernur Kepri, Calon Wali Kota dan Bupati. 

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kepri, Idris menyebutkan pada priode itu terdapat 71,4% kegiatan kampanye baik kampanye paslon calon Gubernur maupun kampanye paslon calon Bupati dan Walikota, sedangkan 28,6% di wilayah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri belum ada pelaksanaan kegiatan kampanye.

"Wilayah yang terdapat kegiatan kampanye dari data 71,4% adalah Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Natuna, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun. Sedangkan wilayah yang tidak terdapat kegiatan kampanye dari data 26,8% adalah Kabupaten Lingga dan Kabupaten Anambas," ujarnya.

Dari ketujuh wilayah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri, jumlah kegiatan kampanye yang banyak dilaksanakan calon Gubernur dan Wakil Gubernur terdapat di Kabupaten Bintan yakni sebanyak 26 kegiatan. Kota Batam 5 kegiatan, kemudian Kota Tanjungpinang 1 kegiatan.

"Untuk Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Karimun tidak terdapat kegiatan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur," sebutnya.

Bawaslu Karimun Temukan 16 Potensi Pelanggaran di Pekan Pertama Kampanye, 3 ASN Tak Netral

Idris menyebutkan dari seluruh wilayah kabupaten/kota di Kepri, hanya satu daerah saja yang terdapat pelanggaran Covid-19 yaitu Kabupaten Bintan yang telah diproses.

Kata Idris dari tujuh wilayah Kabupaten dan Kota di Kepri jumlah kegiatan kampanye yang banyak dilaksanakan calon Bupati dan Wakil Bupati serta paslon Walikota dan Wakil Walikota terdapat di Kabupaten Karimun sebanyak 37 kegiatan, lalu Kota Batam 23 kegiatan, di Kabupaten Bintan sebanyak 20 kegiatan, dan yang paling sedikit terdapat di Kabupaten Natuna 2 kegiatan.

"Untuk wilayah yang tidak terdapat kegiatan Paslon Bupati dan Wakil Bupati serta paslon Walikota dan Wakil Walikota adalah di Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas," jelasnya.

Kampanye di Kabupaten Kota di Kepri terdapat jenis pelanggaran lain diluar pelanggaran Covid-19.

"Pelanggaran peraturan perundang-undangan lainnya terhadap perangkat desa adalah Kabupaten Bintan," sebutnya.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kepri itu menyebutkan pihaknya menghimbau kepada Kepada seluruh paslon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan kampanye selanjutnya.

Idris juga menegaskan Bawaslu akan bersikap tegas dengan tetap mengupayakan pencegahan untuk pelanggaran protokol kesehatan dan UU lainnya sesuai kewenangan Bawaslu dalam tahapan kampanye;

Tak lupa juga Idris mengingatkan kepada seluruh paslon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota agar memperhatikan aturan-aturan pelaksanaan kampanye sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

(Bob)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved