Beredar di WhatsApp Pesan Berantai Ajakan Demo Tolak UU Ciptaker di Istana Merdeka
Di dalam pesan yang beredar disebut unjuk rasa akan diadakan di Istana Merdeka, Jakarta, beredar di aplikasi WhatsApp (WA), Senin (12/10/2020).
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Pengesahan UU Cipta Kerja menuai pro dan kontra.
Bahkan aksi demo pun digelar buruh pekerja dan mahasiswa terhadap UU Cipta Kerja.
Setelah aksi demo yang terjadi 8 Oktober 2020 lalu, kini beredar kembali sebuah pesan berantai berisi ajakan berunjuk rasa.
Ajakan unjuk rasa tersebut masih dalam rangka menolak UU Cipta Kerja.
Di dalam pesan yang beredar disebut unjuk rasa akan diadakan di Istana Merdeka, Jakarta, beredar di aplikasi WhatsApp (WA), Senin (12/10/2020).
Dalam pesan berantai itu tertulis, unjuk rasa digelar sebagai bagian dari bentuk pernyataan sikap sejumlah ormas terhadap UU Cipta Kerja.
• Saya Dipukul, Dipaksa Ngaku Provokator: Pengakuan Mahasiswa UGM Saat Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja
• Terinspirasi Demo di Medsos, 12 Oknum Pelajar Rusak Pos Jaga Kantor DPRD Kepri Dibebaskan Polisi
"*Breaking News* Pernyataan Sikap Bersama FPI, GNPF Ulama, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan Terhadap UU Ciptaker," dikutip Tribunnews.com sebagaimana tertulis dalam pesan berantai itu.
Unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Istana Merdeka oleh sejumlah ormas itu akan digelar pada Selasa, 13 Oktober 2020, besok.
Dalam pesan berantai itu turut tertulis ajakan kepada para pelajar STM dan SMA untuk bergabung dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Istana Merdeka.
Selain itu, dijelaskan pula bahwa aksi unjuk rasa itu akan digelar di Istana Merdeka pada Selasa besok mulai pukul 13:00 WIB sampai presiden lengser.
"Hari : Selasa
Tgl. : 13 Oktober 2020
Jam : 13.oo sampai Jokowi Lengser
Titik Kumpul : Istana Presiden RI
• Calon Gubernur Kepri Soerya Respationo Jadi yang Pertama Datang ke DPRD, Isdianto Terakhir
• SEDANG BERLANGSUNG, Visi dan Misi Calon Gubernur Kepri, Soerya Respationo, Isdianto, Ansar Ahmad
Dikutip Tribunnews.com dari pesan berantai itu.
*Berikut isi lengkap pesan berantai ajakan demo tolak UU Cipta Kerja yang diterima Tribunnews.com.*
*Breaking News* Pernyataan Sikap Bersama FPI, GNPF Ulama, PA 212 Dan HRS Center Tentang Penolakan Terhadap UU Ciptaker
===============
*PERHATIAN PENTING*
*DAN MENDESAK*
*DIHARAP SEGENAP SELURUH RAKYAT, MAHASISWA, BURUH, PELAJAR STM, SMK, KARYAWAN, PETANI, NELAYAN, OJOL, PKL, INTELEKTUAL, ITE, PROFESIONAL, ORMAS, MAJELIS TAKLIM, PESANTREN, PADEPOKAN, SUPRANATURAL BANTEN, JABAR, JATENG, JATIM, BALI, MADURA, KALIMANTAN, SULAWESI, SUMATERA, MALUKU, PAPUA*
UNTUK BERGABUNG DALAM ACARA DEMO OMNIBUS LAW
*DEMO OMNIBUS LAW*
*DI ISTANA PRESIDEN RI*
Hari : Selasa
Tgl. : 13 Oktober 2020
Jam : 13.oo sampai Jokowi Lengser
Titik Kumpul : Istana Presiden RI
Kontak : 08 777 312 1961
Ustadz Damai Hari Lubis
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pesan Berantai Berisi Ajakan Demo Tolak UU Ciptaker Beredar di WA
Penulis: chaerul umam