Sabtu, 9 Mei 2026

BATAM TERKINI

Ini Cara Disbudpar Batam Peringati Hari Museum Indonesia ke-58, Batam Butuh Destinasi Budaya

Hari Museum Indonesia yang pertama diadakan di Yogyakarta yang disebut Musyawarah Museum Indonesia pada tahu 1962.

Tayang:
TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri
HARI MUSEUM INDONESIA - Museum Raja Ali Haji di Dataran Engku Puteri Batam. Museum ini menjadi lokasi peringatan Hari Museum Indonesia oleh Disbudpar Batam. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam punya cara sendiri memperingati Hari Museum Indonesia ke-58.

Mereka menggelar doa selamat dengan berlokasi di Museum Batam Raja Ali Haji, Dataran Engku Putri, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Pada kegiatan ini, seluruh pegawai memakai busana lengkap Melayu.

Hari Museum Indonesia yang pertama diadakan di Yogyakarta yang disebut Musyawarah Museum Indonesia pada tahu 1962.

Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, seluruh pegawai Disbudpar Kota Batam memperingati Hari Museum Indonesia dengan doa selamat bertempat di Museum Batam.

Sebelum menjadi museum, gedung ini merupakan Gedung MTQ. Ardi menyampaikan Museum Batam Raja Ali Haji bakal jadi destinasi wisata budaya di Kota Batam.

“Sebelum menjadi museum, mendapat masukan dari teman-teman wisatawan Batam membutuhkan destinasi wisata budayanya,” katanya.

Ia menceritakan setelah dua bulan menjabat sebagai Kadisbudpar Kota Batam, ia berusaha menjadikan museum tersebut ada di Kota Batam.

Dengan terus berkoordinasi, mempelajari tentang museum.

“Dua bulan di dinas (Disbudpar Kota Batam) saya mengikuti rapat di Bank Indonesia.

Alasan orang ke Batam pertama kuliner, dan belanja dan kedua mereka ingin melihat museum.

Suatu panggilan buat kami setiap Senin kita rapat kita sampaikan tentang museum, selanjutnya berkoordinasi cara membuat museum kita pelajari,” terangnya.

Museum tersebut sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya di Indonesia.

Isi dari museum ini menampilkan sejarah peradaban Batam mulai dari Batam sejak masa Kerajaan Riau Lingga, Belanda, Temanggung Abdul Jamal, Jepang, masa Kemerdekaan Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kepri, Otorita Pertama, BJ Habibie, Kota Administratif, masuk Sejarah Astaka, Khasanah Melayu, dan infrastruktur atau Batam sekarang.

Baca juga: Tawarkan 3D Art Museum, The Illusion Batam Miliki Sederet Spot Instagramable

Baca juga: DAFTAR Tambahan Koleksi Benda Bersejarah di Museum Batam Raja Ali Haji

Koleksi Museum Batam Raja Ali Haji semakin lengkap dengan bertambahnya koleksi berupa foto-foto berikut narasinya yang dipajang di dinding.
Koleksi Museum Batam Raja Ali Haji semakin lengkap dengan bertambahnya koleksi berupa foto-foto berikut narasinya yang dipajang di dinding. (ISTIMEWA)
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved