PILKADA KEPRI
Visi Misi Isdianto-Suryani di Pilkada Kepri, Pendidikan hingga Perluasan Kawasan FTZ
Calon Gubernur Kepri Isdianto dan Calon Wakil Gubernur Kepri Suryani menyampaikan visi dan misi di Paripurna DPRD Kepri, Senin (12/10/2020).
TRIBUNBATAM.id - Calon Gubernur Kepri Isdianto dan Calon Wakil Gubernur Kepri Suryani menyampaikan visi dan misi di Paripurna DPRD Kepri, Senin (12/10/2020).
Bidang pendidikan menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian pasangan calon Pilkada Kepri.
Dalam penyampaian visi dan misi pasangan calon pada rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Kepri di Tanjungpinang, calon Gubernur Kepri Isdianto bakal menjamin pendikan gratis sampai tingkat SLTA di sekolah negeri.
Di Pilkada Kepri, tiga pasangan yang bertarung yakni Soerya Respationo-Iman Sutiawan, Isdianto-Suryani dan Ansar Ahmad-Marlin Agustina.
Isdianto didampingi Suryani berkomitmen untuk memberi subsidi pendidikan untuk sekolah swasta serta memberikan beasiswa untuk anak Kepri berprestasi.
Perhatian kepada bidang pendidikan, khususnya menggratiskan biaya pendidikan sebelumnya juga disampikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut satu, Soerya Respationo dan Iman Sutiawan.
Baca juga: Ini Cara Kreatif Warga Dukung Isdianto-Suryani di Pilkada Kepri, Tim Ansar dan Soerya?
Dalam penyampaiannya, Isdianto menyebut terdapat enam misi, serta 10 program unggulan yang menjadi prioritas.
Selain pendidikan dan kebudayaan, Isdianto juga berkomitmen untuk melestarikan budaya Melayu untuk menegaskan Kepri sebagai bunda tanah melayu.
"Kami juga akan memajukan sektor pendidikan informal dengan mendirikan sejumlah BLK (Balai Latihan Kerja) dalam rangka menjamin kualitas tenaga kerja lokal," ucap Isdianto dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin (12/10/2020).
Tidak hanya bidang pendidikan, urusan kesehatan juga menjadi prioritas Isdianto dan Suryani jika diamanahkan menjadi pemenang di Pilkada Kepri.
Selain layanan kesehatan gratis, mereka bakal menjamin ketersediaan sarana dan prasarana penanganan dan pengendalian penyakit menular termasuk Covid-19.
Baca juga: Calon Gubernur Kepri Soerya Respationo Gusar, Ungkap Polemik di Paripurna DPRD Kepri
"Misi ketiga kami adalah meneruskan pembangunan sektor perekonomian yang maju dan unggul.
Salah satunya, mewujudkan perluasan kawasan FTZ sebagai basis percepatan pertumbuhan ekonomi di semua kabupaten/kota," ucapnya.
Dalam penyampaian visinya, Isdianto dan Suryani juga mengedepankan religius, gemilang, dan unggul pada bidang maritim.
Mewujudkan hal ini, pasangan calon nomor urut dua ini punya program mewujudkan pendidikan berbasis maritim sebagai salah satu jaminan sumber daya manusia yang unggul dan handal
Selain itu, mereka akan mengembangkan program unggulan kawasan Pedesaan (klaster ekonomi) untuk meningkatkan pendapatan nelayan dan petani.
Baca juga: Calon Gubernur Kepri Ansar Ahmad Kenang Zaman Dollar, Fokus Pertumbuhan Ekonomi Kepri
"Kami juga menjamin perlindungan sosial bagi korban bencana dan komunitas adat terpencil serta kelompok rentan.
Selanjutnya kami mohon doa, restu dan dukungan bersama masyarakat untuk meneruskan pembanguan.
Untuk mewujudkan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai Bunda Tanah Melayu yang Maju, Gemilang, Relijius dan Unggul di Bidang Maritim," sebutnya.
Program Unggulan
Isdianto mengatakan, telah menyiapkan enam misi dan 60 program unggulan demi menjadikan Kepri semakin maju dan gemilang.
Pertama, Meningkatkan skor IPM Kepri menjadi level sangat tinggi atau di atas 80, menjadi provinsi dengan skor Indek Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi di Indonesia.
Kedua, Menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah 5 persen.
Ketiga, Menekan angka pengangguran hingga di bawah 5 persen, termasuk meningkatkan kualitas dan akses pekerja lokal agar semakin berdaya saing.
Keempat, Meniadakan angka putus sekolah dengan menggratiskan biaya pendidikan untuk anak-anak Kepri. Sementara yang bersekolah di sekolah swasta akan diberikan subsidi pendidikan.
Kelima, Meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan kesehatan dengan menjangkau 52 kecamatan dan 299 kelurahan/desa.
Keenam, Menumbuhkan sentra-sentra ekonomi kreatif dan digital di setiap wilayah, termasuk melindungi dan mengakomodasi hak dan kesejahteraan pekerja/buruh secara maksimal.
"Nafas kami adalah nafas membangun Kepri, nafas membangun budaya dan peradaban bumi
tanah melayu. Tentunya segenap nafas, jiwa dan raga kami akan kami wakafkan dan kami persembahkan untuk membangun Provinsi Kepri yang kita cintai ini. Semoga Allah SWT senantiasa berkenan membimbing kami agar menjadi pemimpin yang amanah dalam melayani masyarakat," ujar Isdianto.
Dilanjutkannya, terhadap misi pertama, akan teruskan pembangunan sektor pendidikan
dan kebudayaan maju dengan meningkatkan kualitas baik sarana prasarana maupun SDM, serta menjamin pemerataan akses pendidikan agar terbentuk peserta didik yang unggul berprestasi dan berakhlak mulia.
"Tentunya hal ini dengan upaya menjamin ketersediaan Pendikan gratis sampai tingkat SLTA di sekolah negeri dan memberi subsidi pendidikan untuk sekolah swasta serta memberikan beasiswa untuk anak Kepri berprestasi. Lalu, mendorong penguatan pendidikan karakter untuk membangun SDM unggul dan berahlak mulia. Ketiga, pelestarian budaya melayu untuk menegaskan Kepri sebagai bunda tanah melayu, serta memajukan sektor pendidikan informal dengan mendirikan sejumlah BLK (Balai Latihan Kerja) dalam rangka menjamin kualitas tenaga kerja lokal," paparan Isdianto.
Selanjutnya, pada misi kedua juga meneruskan pembangunan sektor kesehatan yang maju dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan termasuk optimalisasi tenaga kesehatan profesional serta mendorong pelaksanaan hidup bersih dan sehat.
"Menjamin akses terhadap layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kepri, melengkapi sarana dan prasarana kesehatan terutama untuk penanganan Covid-19, dan menyiapkan tenaga kesehatan berkualitas merata di semua daerah," ujarnya.
Pada misi ketiga, Isdianto menyampaikan, pembangunan sektor perekonomian yang maju dan unggul produktif dan berdaya saing.
"Mewujudkan perluasan kawasan FTZ sebagai basis percepatan pertumbuhan ekonomi di semua kabupaten/kota, Menguatkan ekonomi kerakyatan yang didukung sektor industri dan UMKM yang tangguh, serta Memberikan bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah," sebutnya kembali.
Untuk misi keempat, pembangunan sektor maritim dengan fokus pada peningkatan konektivitas wilayah agar terjadi pemerataan.
"Pada misi kelima, teruskan pembangunan sektor agama dan sosial kemasyarakatan sehingga terbangun kehidupan yang rukun, aman, damai, sejahtera," tegasnya.
Pada misi keenam atau terahkir, meneruskan pembangunan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, profesional dan responsif.
"izinkanlah kami bersatu bersama masyarakat untuk meneruskan pembangunan, untuk
mewujudkan Provinsi Kepri sebagai Bunda
Tanah Melayu yang maju, gemilang, religius dan unggul di bidang Maritim," tutupnya.
Sementara itu, Paslon Soerya juga menyampaikan visi-misinya dengan urutan pertama, sedangkan Ansar-Marlin menyampaikan visi-misi urutan terahkir.
Kedua Paslon tersebut juga menyinggung terkait , pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial budaya, serta agama. (Tribunbatam.id/endrakaputra)
(*/TribunBatam.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0309deklarasi-pilkada-isdianto-suryani.jpg)