Rabu, 3 Juni 2026

BATAM TERKINI

Pelabuhan Harbour Bay Masih Sepi, Imbas Virus Corona di Batam

Sebelum Singapura membatasi kunjungan wisatawan ke negaranya, pelabuhan Harbour Bay selalu ramai dengan penumpang ke 'Negeri Singa' itu.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
PELABUHAN HARBOUR BAY - Kondisi terkini di pelabuhan Ferry Internasional Harbour Bay Batam, Selasa, (13/10/2020). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aktivitas di Pelabuhan Harbour Bay, Kota Batam, Provinsi Kepri masih sepi.

Di ruang tunggu, sejumlah toko di sekitar area pelabuhan terlihat masih tutup.

Kondisinya nyaris tidak berpenghuni.

Sesekali terlihat beberapa orang lewat hanya untuk berjalan santai saja ke pelabuhan tersebut.

Tidak terlihat petugas kebersihan. Hanya terlihat beberapa petugas keamanan berjaga-jaga di depan dan bagian dalam pelabuhan.

Sebelum Singapura membatasi kunjungan wisatawan ke negaranya, pelabuhan ini selalu ramai dengan penumpang ke 'Negeri Singa' itu.

Kini, operator feri pun harus berjuang keras untuk mempertahankan bisnisnya.

Dampak pandemi Covid-19 begitu berimbas pada jumlah penumpang yang berpengaruh pada pendapatan mereka.

Seorang warga, Toni yang ditemui di sekitar pelabuhan mengaku, hanya ingin jalan-jalan.

Pria 42 tahun ini mengaku bosan seharian berada di rumah.

Sejak Covid-19, Tono bersama sejumlah rekannya terpaksa dirumahkan dari pekerjaannya di sebuah hotel di Batam.

"Hanya jalan-jalan saja ke sini. Bosan juga di rumah," sebutnya, Selasa (13/10/2020).

" Bosan di rumah Bang, jadi jalan-jalan saja ke pelabuhan ini, semenjak Corona saya dan beberapa kawan lain di off kan dulu dari kerajaan" kata Toni

Ia berharap kepada pemerintah pusat dan daerah agar akhir bulan ini tetap merealisasikan untuk dibuka kembali akses dari Batam ke Singapura dan sebaliknya, sehingga ekonomi Batam bisa normal kembali.

Baca juga: Operator Feri di Pelabuhan Harbour Bay Menjerit, Omzet Turun 60 Persen Sehari Akibat Covid-19

Baca juga: Open Domestic Shipping, Ship Operators at Harbour Bay Port Try to Survive During a Pandemic

Menurutnya, perekonomian Batam cukup tergantung pada kunjungan wisatawan, selain ditopang dari sektor industri.

Pelabuhan Ferry Batam Centre Jadi Entry Point

Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre siap menerima warga negara Singapura melalui jalur Travel Corridor Agreement (TCA).

Sejumlah hal, mulai dari protokol kesehatan yang diperketat, termasuk pelayanan keimigrasian di area pelabuhan disiapkan untuk merealisasikan kesepakatan antar dua negara itu pada 26 Oktober 2020.

Pelabuhan ini menjadi entry point masuknya WNA Singapura ke Batam.

Akses masuk perbatasan Singapura-Indonesia mulai dilonggarkan dengan diluncurkannya Travel Corridor Agreement (TCA) bagi warga negara Indonesia dan warga negara Singapura.

TCA yang oleh pihak Singapura disebut sebagai Reciprocal Green Lane (RGL) ini, memungkinkan WNI dan WNA Singapura untuk melakukan perjalanan antara Indonesia dan Singapura dengan tujuan bisnis, diplomatik, maupun kedinasan mendesak mulai 26 Oktober 2020.

"Kalau ditanya kesiapan, kami sudah siap, tapi kan masih lama nanti tanggal 26," ujar Asisten Manajer Pelabuhan Internasional Batam Center, Sobri saat ditemui di lokasi pelabuhan, Selasa (13/10/2020).

Menurutnya, jadwal pelayaran kapal dari dan menuju Pelabuhan Batam Centre masih sama seperti beberapa bulan sebelumnya.

Yakni tiga kali kedatangan dan tiga kali keberangkatan.

Pelayaran pun masih dijalankan secara bergantian antara agen penyedia jasa transportasi kapal, dengan sistem ganjil dan genap.

"Masih sama, satu trip ke Malaysia, dua trip ke Tanah Merah," ungkapnya.(TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng/Hening Sekar Utami)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved