TRIBUN WIKI
Wabah Baru di China, Kenali Penyebab dan Gejala Norovirus, Infeksi Puluhan Mahasiswa
Tercatat ada sebanyak 11 kasus mahasiswa di sebuah universitas di Taiyuan, Shanzi, China yang positif terjangkit norovirus ini.
Editor: Widi Wahyuning Tyas
TRIBUNBATAM.id - Pandemi global virus corona yang telah menyerang selama 10 bulan hingga kini masih belum usai.
Virus asal Wuhan, Tiongkok ini kini telah mewabah di 216 negara dengan lebih dari 38 juta kasus.
Di tengah situasi ini, satu wabah baru lagi-lagi muncul di China.
Wabah itu bernama norovirus.
Tercatat ada sebanyak 11 kasus mahasiswa di sebuah universitas di Taiyuan, Shanzi, China yang positif terjangkit virus ini.
Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, (12/10/2020), sekitar 70 mahasiswa mengalami diare dan muntah-muntah.
Kemudian, Departemen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Taiyuan mengambil sampel 28 kasus mahasiswa tersebut untuk melakukan tes norovirus pada Rabu dan Sabtu (10/10/2020).
Hingga Minggu (11/10/2020), sebanyak 22 pasien yang mengalami diare dan muntah-muntah akibat virus ini maupun faktor lainnya, masih dirawat di rumah sakit.
Lantas, apa itu norovirus? Apa saja penyebab gejalanya?
Baca juga: China Kembali Jadi Sorotan, Gara-gara Virus Baru Norovirus Menginfeksi Sejumlah Mahasiswa
Sekilas norovirus

Melansir WebMD, norovirus awalnya disebut sebagai virus Norwalk, di mana wabah ini pertama kali dikonfirmasi pada tahun 1972.
Norovirus dianggap sebagai penyebab paling umum dari gastroenteritis akut (penyakit diare dan muntah) di seluruh dunia.
Virus ini menyebar dengan mudah melalui makanan dan minuman dan dapat berdampak besar pada kesehatan masyarakat.
Menurut Pusat Pengendalidan dan Pencegahan Penyakit (CDC) di AS, rata-rata norovirus menyebabkan 19 juta sampai 21 juta kasus di AS per tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/norovirus-awalnya-disebut-sebagai-virus-norwalk.jpg)