Malaysia Laporkan Lonjakan Kasus Covid-19 Harian Tertinggi dengan 869 Infeksi
Malaysia melaporkan 869 kasus virus Corona baru pada Sabtu (17/10/2020). Angka tersebut merupakan jumlah kasus Covid-19 harian tertinggi di Malaysia.
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin akan menjalani karantina sendiri selama 14 hari.
Ia dikabarkan telah melakukan kontak dengan seorang menteri yang dinyatakan positif Covid-19.
Dalam sebuah pernyataan pada Senin (5/10/2020), Tan Sri Muhyiddin mengatakan meskipun semua tesnya baru-baru ini untuk virus Corona negatif, dia tetap akan melakukan karantina sendiri.
Seperti yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan.
“Ini tidak akan mempengaruhi urusan pemerintahan. Saya akan terus bekerja dari rumah dan melakukan video call untuk rapat yang harus saya pimpin, ”katanya.
"Sebagai tindakan pencegahan, saya telah menjalani tes usap untuk mendeteksi Covid-19 setiap dua minggu sejak April 2020 dan semua tes deteksi ini dipastikan negatif," kata perdana menteri.
"Saya melakukan tiga tes Covid-19 dalam tiga minggu terakhir pada 22, 26, 29 September dan ternyata negatif," tambahnya.
Pada 3 Oktober, Muhyiddin memimpin pertemuan khusus menteri Covid-19 di Departemen Perdana Menteri.
Dihadiri oleh para menteri termasuk Menteri Urusan Islam secara de facto Zulkifli Mohamad Al-Bakri, yang mengumumkan pada hari Senin bahwa ia telah dites positif terkena virus.
Diketahui bahwa menteri lain yang menghadiri pertemuan itu juga disarankan untuk menjalani karantina rumah.
Dalam sebuah posting Facebook, Dr Zulkifli mengatakan: "Kepada semua orang Malaysia, saya saat ini dalam perawatan setelah dinyatakan positif Covid-19, kesehatan saya baik."
Dia mendesak mereka yang menghadiri acara yang sama dengannya antara 24 September dan 4 Oktober untuk segera menjalani tes.
Ini adalah kedua kalinya Muhyiddin harus menjalani karantina rumah.
Pada 22 Mei, ia menjalani karantina selama 14 hari setelah seorang petugas pada pertemuan pasca-Kabinet yang ia pimpin dinyatakan positif mengidap virus Corona.
Malaysia telah melihat lonjakan kasus virus Corona baru-baru ini, sebagian besar terkait dengan kampanye pemilu di Sabah, hotspot virus baru.
Negara itu melaporkan rekor 432 kasus baru pada hari Senin, jumlah harian tertinggi sejak pandemi melanda negara itu. Ini membuat total kasus sejak wabah mulai menjadi 12.813.
Tidak ada korban jiwa baru yang dilaporkan, menjadikan korban tewas 137.
Sementara itu, persidangan 1MDB mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak ditunda karena dia menjalani karantina rumah selama dua minggu setelah melakukan perjalanan ke Sabah, tempat pemilihan negara bagian diadakan pada 26 September.
Sidang akan dilanjutkan pada 19 Oktober.
Baca juga: Anwar Ibrahim Diinterogasi Polisi Malaysia, Kecam Penyelidikan sebagai Pelecehan Politik
Baca juga: Raja Malaysia Tunda Pertemuan dengan Dua Sekutu Anwar Ibrahim, Lim Guan Eng dan Mat Sabu
Baca juga: Terapkan Kembali MCO Akibat Covid-19 Melonjak, Malaysia Ungkap Pembatasan Untuk Gerai Makanan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/malaysia-secara-umum-telah-menutup-perbatasannya-untuk-pelancong-internasional-sejak-maret.jpg)