PT BAI Buka Lowongan Kerja, Butuh 300 Orang, Berikut Kualifikasinya
PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) membuka 300 lowongan kerja. Proses pendaftaran, diakui Kadisnaker Bintan sudah dimulai sejak 12 Oktober 2020.
Para TKA cina ini akan menjalankan karantina selama 14 hari ke depan di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Bintan.
Jika tidak terdapat gejala Covid-19, mereka baru diperbolehkan untuk bekerja.
Untuk menyatakan mereka bebas dari Covid-19,para TKA Cina ini juga mengantongi surat keterangan hasil swab dari negara mereka.
"Sewaktu tiba di bandara para TKA Cina itu juga menjalani rapid test untuk antisipasi Covid-19.
Itu memang sudah kententuan dalam hal protokol kesehatan," ucap Indra.
Sementara terkait tempat karantina para TKA asal Cina, tim Pengawas dari Disnaker Provinsi Kepri sudah memastikan jika lokasi tersebut berada di kawasan PT BAI KEK Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan.
Kondisi tersebut menurutnya sudah sesuai dengan aturan tempat karantina yang di tetapkan Kementerian Kesehatan.
"Untuk tempat Karantina para TKA cina yang berada di Kawasan PT. BAI, dari pengawasan kita disana sudah sesuai dengan aturan tempat Karantina yang di tetapkan Kementrian Kesehatan,"kata
Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Provinsi Kepri, Nanang Hidayat beberapa waktu lalu.
Nanang juga menyebutkan, terkait tempat karantina di kawasan PT BAI itu juga sudah mendapat pengawasan oleh KKP Tanjungpinang dan tim gugus Covid-19 dari Kabupaten Bintan.
"Standar-standar tempat karantina itu juga sudah di sesuaikan dengan standar yang berlaku untuk tempat karantina di Indonesia yang sesuai aturan dari Kementrian Kesehatan,"tuturnya.
Lanjutnya, dari pengawasan Disnaker Provinsi Kepri dilokasi ada dua gedung
dengan 5 tingkat yang digunakan untuk tempat karantina.
Di mana dalam satu lantai ada 8 ruangan, dan di dalam 1 ruangan ada 2 kamar.
"Jadi para TKA ini dalam satu kamar itu di isi sebanyak 2 -3 orang,"terang Nanang menggambarkan lokasi tempat karantina para TKA cina di PT. BAI saat melakukan pengawasan disana.
Nanang juga melihat kondisi di dalam gedung tampak terta rapi dan di setiap sudut tampak ada di sediakan handsanitizer.
"Begitu juga untuk tempat cuci tangan dan tempat pemusnaan masker yang digunakan para TKA cina juga sudah ada kusus tempatnya,"ujarnya.
Nanang juga menuturkan, para TKA cina yang dikarantina disana akan di awasi oleh tim medis dari KKP Tanjungpinang dan tim Medis dari gugus tugas Covid-19 di Bintan yang selalu Standbye disana, salah satunya dalam hal pengawasan kondisi para TKA Cina.
Sementara itu saat disinggung apakah letak gedung tempat karantina dekat dengan tempat para pekerja lokal bekerja di kawasan PT BAI, Nanang menyebutkan ada sebagian pekerja yang bekerja di dekat gedung itu untuk menyesaikan pembangunan gedung yang lain.
"Tapi tidak terlalu dekat,namun tempat karantina para TKA Cina itu di awasi dan di berikan pembatas agar pekerja dan tenaga kerja asing tidak bisa keluar masuk.
Nanang juga menambahkan, fasilitas tempat terbuka juga di sediakan bagi para TKA Cina berada di lantai dasar.
Di sana juga ada tempat olahraga dan salah satunya ada meja untuk bermain pimpong.
"Soalnya mereka tidak saja hanya di dalam kamar, tetapi ada tempat mereka untuk berolahraga di lantai dasar karena ada area terbuka yang memang khusus di lingkup gedung tempat karantina tersebut," ucapnya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/seleksi-penerimaan-pekerja-di-pt-bai.jpg)