Sabtu, 18 April 2026

Wujudkan Pilkada Sehat, 700 Nakes Ditugaskan Kawal Pilkada di Batam

Diharapkan, keterlibatan ratusan nakes ini mampu meminimalisir terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19 jelang dilaksanakannya Pilkada Batam nanti.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi menyebutkan 400 rapid test bantuan dari Pemprov Kepri sudah disalurkan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas untuk memeriksa ODP dan PDP Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id |BATAM - Demi mewujudkan Pemilu sehata di Kota Batam, Dinas Kesehatan Kota Batam Melibatkan sebanyak 700 Tenga Kesehatan (Nakes) untuk mengawal proses pemilu serentak.

Diketahui, ada dua pasangan calon yang akan berlaga di Kota Batam.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, Sejauh ini sudah ada beberapa petugas Nakes yang terlibat dalam Pilkada ini.

"Sejauh ini sudah ada yang ikut dalam tahapamn pilkada. Setidaknya ratusan nakes di Batam ini sudah termasuk juga yang berada di Puskesmas," sebut Didi saat dikonfirmasi, Minggu (18/10/2020).

Dilanjutkan Didi, pihaknya selalu mengingatkan para tim kemenangan untuk selalu jaga jarak dan menggunakan masker.

Apalagi dalam melakukan promosi pasangan mereka disetiap daerah yang di Kunjungi.

"Kita selalu mengingatkannya, selalu jaga jarak dan pakai masker," sambungnya.

Diharapkan, keterlibatan ratusan nakes ini mampu meminimalisir terjadinya lonjakan pasien positif Covid-19 jelang dilaksanakannya Pilkada Batam nanti.

"Sesuai tupoksi, nanti ada TNI dan Polri juga yang ikut mengawal," tambah dia lagi.

Sudah ikut dalam tahapan Pilkada

Didi menjelaskan, ratusan nakes tersebut sudah mulai dilibatkan dalam beberapa tahapan pilkada.

Salah satunya saat pengecekan kesehatan untuk para pelamar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) beberapa hari lalu.

Bahkan, pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam terkait teknis pelaksanaan rapid test bagi para petugas KPPS nantinya.

Dalam rapat itu, kedua instansi ini berencana untuk membentuk posko rapid test bagi para petugas KPPS.

Kata Didi, posko itu akan didirikan di masing-masing kelurahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved