Senin, 27 April 2026

GEMPA TERKINI

GEMPA HARI INI 2020, Pagai Selatan 3 Kali Diguncang Gempa Berskala 5 Senin (19/10), Simak Info BMKG

Tercatat ada tiga gempa cukup yang melanda wilayah Pagai Selatan pada Senin, 19 Oktober 2020 ini, dua di antaranya terjadi beruntung pada Senin siang

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
instagram/infobmkg
3 gempa berkekuatan skala 5 di Pagai Selatan Mentawai, Senin, 19 oktober 2020 

TRIBUNBATAM.id, PAGAI SELATAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) merilis gempa terbaru yang terjadi di Pagai Selatan, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, Senin (19/10/2020) siang.

Tercatat ada tiga gempa cukup yang melanda wilayah Pagai Selatan pada Senin, 19 Oktober 2020 ini.

Dua di antaranya terjadi beruntung pada Senin siang WIB.

Gempa pertama terjadi Senin pagi pukul 05.48.50 WIB yang berkekuatan magnitudo 5.1.

Pusat gempa 5.1 ini berada di laut sekitar 38 km arah Barat Daya Pulau Pagai Selatan, Sumbar.

Gempa ini berpusat di kedalaman 10 km.

Baca juga: GEMPA HARI INI, Gempa 5,8 SR Guncang Pagai Selatan Mentawai Sumbar Senin 14.31 WIB, Simak Info BMKG

Kemudian gempa berkekuatan 5.8 skala Richter jadi Senin siang.

Gempa dengan magnitudo 5.8 di Pagai Selatan Mentawai Sumbar itu terjadi pukul 14.31.30 WIB.

Dikutip dari informasi BMKG, gempa dengan magnitudo 5,8 di Pagai Selatan berada di kedalaman 14 km.

Pusat gempa berkekuatan 5,8 skala Richter di Pagai Selatan berada di Laut sekira 33 km arah Barat Daya Pulau Pagai.

Gempa dengan magnitudo 5.8 ini terasa hingga ke Padang, Muko-muko Bengkulu dan Painan Sumbar.

Baca juga: Sejumlah Dosen dan Pegawai Terpapar Covid-19, Universitas Negeri Padang Tutup Sampai 30 Oktober

Berikut informasi lengkap dari BMKG sebagaimana dikutip dari akun resminya di twitter dan instagram:  

#Gempa Mag:5.8, 19-Okt-20 14:31:30 WIB, Lok:3.31 LS, 100.32 BT (Pusat gempa berada di Laut 33km BaratDaya Pulau Pagai Selatan), Kedlmn:14 Km Dirasakan (MMI) II-III Padang, II-III MukoMuko, II-III Painan #BMKG

Selang sekitar 16 menit kemudian, wilayah Pagai Selatan kembali diguncang gempa dengan kekuatan 5,7 skala Richter.

Berdasarkan informasi yang dirilis BMKG di akun resminya, gempa 5,7 skala Richter ini terjadi pukul 14.47.22 WIB.

Pusat gempa berada di 32 km arah tenggara Pulau Pagai Selatan Sumbar.

Pusat gempa berada di kedalaman 12 km.

Baca juga: Jelang Dynamo Kyiv vs Juventus, Debut Andrea Pirlo dan Hadapi Tim Asuhan Sang Guru Tanpa Ronaldo

Berikut info lengkap dari BMKG:

"Info Gempa Mag:5.7, 19-Oct-20 14:47:22 WIB, Lok:3.31 LS,100.40 BT (32 km Tenggara PULAUPAGAISELATAN-SUMBAR), Kedlmn:12 Km, dirasakan di Mukomuko II-III MMI, Kota bengkulu, Kepahiang, Bengkulu utara I-II MMI ::BMKG"

Dalam penjelasannya, BMKG menyebut gempa-gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Apa itu Skala MMI?

Skala MMI (Modified Mercalli Intensity) adalah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa.

BMKG membagikan skala MMI dalam angka I hingga XII sebagaimana dikutip dari situs BMKG, masing-masing tingkatan memiliki arti sebagai berikut

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap.

Benda-benda terlempar ke udara.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved