Hadapi Gelombang Ketiga, Malaysia Laporkan Rekor Kasus Covid-19 Harian dengan 871 Infeksi
Otoritas kesehatan Malaysia melaporkan 871 kasus virus Corona baru pada Minggu (18/10/2020). Menjadi rekor kasus Covid-19 harian di Malaysia.
Editor: Putri Larasati Anggiawan
TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Otoritas kesehatan Malaysia melaporkan 871 kasus virus Corona baru pada Minggu (18/10/2020).
Angka tersebut menjadi rekor kasus Covid-19 harian di Malaysia, meningkatkan total infeksi berjumlah 20.498.
Malaysia juga mencatat tujuh kematian baru, sehingga jumlah total kematian menjadi 187 kasus.
Malaysia telah memberlakukan penguncian yang ditargetkan minggu lalu karena infeksi melonjak di Sabah, Selangor, dan tempat ibu kota Kuala Lumpur berada.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Noor Hisham Abdullah mengatakan 702 kasus baru terdeteksi di Sabah, diikuti oleh 72 kasus di Selangor, 45 di Penang, dan 10 di Perak.
Kasus lainnya tercatat di Kuala Lumpur, Kedah dan Labuan.
Baca juga: Muhyiddin Yassin Selesaikan Karantina Mandiri, PM Malaysia Dites Negatif Covid-19 Dua Kali
Tan Sri Dr Noor Hisham mengatakan kepada wartawan bahwa tingkat infeksi atau nol-R telah turun dari 2,2 menjadi 1,5 sejak gelombang ketiga infeksi di negara itu dimulai empat minggu lalu.
R, atau angka reproduksi, adalah angka infektifitas dan memperkirakan jumlah rata-rata orang yang dapat terinfeksi oleh satu pasien Covid-19 positif.
“Nilai R0 pada 20 September itu 2,2 tapi dalam empat pekan turun menjadi 1,3-1,5. Diperkirakan kasus harian masih akan meningkat tapi tidak drastis,” ujarnya.
“Kita ekspektasi gelombang ketiga infeksi ini lebih menantang. Meski kita lebih siap dari segi peralatan medis, tenaga dan lain-lain, yang penting kita perlu kontrol (penularan) agar infeksi di masyarakat bisa teratasi. dikurangi, "tambahnya.
Dia memperingatkan bahwa meskipun nilai R0 tetap di 2,2, jumlah infeksi bisa lebih dari 1.000 sehari.
"Jika kita tidak melakukan apa-apa, kasus akan terus meningkat. Mungkin 1.000 (per hari) menjadi 3.000. Jika ini berlanjut hingga 31 Oktober, kita bahkan mungkin melihat hingga 5.000 kasus," tambahnya.
Terapkan Kembali MCO Akibat Covid-19 Melonjak, Malaysia Ungkap Pembatasan Untuk Gerai Makanan
Gerai makanan, pedagang kaki lima pinggir jalan, dan toko kelontong di Kuala Lumpur, Putrajaya dan Selangor diizinkan beroperasi hanya antara pukul 6 pagi dan 10 malam saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/malaysia-larang-wni-masuk.jpg)