Breaking News:

TRIBUN WIKI

Termasuk Ganas, Kenali Penyebab dan Gejala Kanker Otak, Waspada bila Kesulitan Bicara

Pada kanker otak primer, penyebabnya datang dari otak. Sedang kanker otak sekunder berasal dari bagian tubuh lain dan menyebar sampai ke otak.

freepik.com
KANKER OTAK - Kanker otak adalah gejala pertumbuhan sel tidak normal (tumor) pada otak yang bersifat ganas. FOTO: ILUSTRASI 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Penyakit kanker bisa menyerang berbagai bagian tubuh, tak terkecuali otak.

Pada penyakit ini, terjadi pertumbuhan sel secara abnormal di area otak.

Penyakit ini bersifat ganas.

Kanker otak terdiri atas kanker otak primer dan kanker otak sekunder.

Bedanya adalah pada penyebabnya.

Pada kanker otak primer, penyebabnya datang dari otak. Sedang kanker otak sekunder berasal dari bagian tubuh lain dan menyebar sampai ke otak.

Ada lebih dari 40 jenis tumor otak utama, yang dikelompokkan menjadi dua jenis utama:

1. Jinak, yaitu tumor yang tumbuh lambat dan tidak mungkin menyebar.

Jenis yang umum adalah meningioma, neuroma, tumor hipofisis, dan craniopharyngioma.

2. Ganas, kanker dan dapat menyebar ke bagian lain dari otak atau sumsum tulang belakang.

Jenis yang umum termasuk astrositoma, oligodendroglioma, glioblastoma, dan glioma campuran. 

Baca juga: Termasuk Jenis Kanker Ganas, Kenali Gejala dan Diagnosis Kanker Otak Glioblastoma

Gejala

Ilustrasi sakit kepala
Ilustrasi sakit kepala (Via Kompas.com)

Gejala lain termasuk:

- Kesulitan berbicara atau mengingat kata-kata

- Penglihatan terganggu, pendengaran, bau atau rasa

- Kejang  parah atau ringan (gangguan kesadaran sesaat, sensasi atau otot menyentak)

- Kelumpuhan  pada bagian tubuh

- Kehilangan  keseimbangan

- Lekas marah, mengantuk atau perubahan kepribadian

- Mual  dan muntah.

- Sakit kepala seringkali merupakan gejala pertama dari tumor otak.

- Sakit kepala yang dialami bisa ringan, parah, persisten, atau bisa juga sakit kepala yang bisa tiba-tiba dating lalu hilang.

- Sakit kepala tidak selalu merupakan tumor otak tetapi jika Anda khawatir, pastikan untuk menemui dokter umum Anda.

Baca juga: Merubah Kemampuan Berpikir Hingga Suasana Hati, Berikut Cara Mencegah Kanker Otak Glioblastoma

Penyebab

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker otak adalah:

- Beberapa tumor otak dan sumsum tulang belakang lebih sering terjadi pada orang dengan kondisi genetik atau turunan tertentu

- Orang yang terpapar radiasi dosis tinggi ke kepala 

Baca juga: Waspada Gejala Sakit Kepala, Bisa Jadi Penyebab Penyaikit Kanker Otak

Diagnosis

Jika dicurigai ada tumor otak, dokter dapat memeriksa bagaimana berbagai bagian otak berfungsi dengan memeriksa refleks, kekuatan otot, kemampuan untuk merasakan tusukan jarum serta kemampuan untuk membedakan antara panas dan dingin.

Sebuah opthalmoscope digunakan untuk melihat saraf optik, yang dapat membengkak jika tekanan pada tengkorak meningkat, misalnya oleh tumor.

Diagnosis tumor otak biasanya dengan MRI dan CT scan.

Tes lain yang kadang-kadang digunakan adalah:

- Spektroskopi resonansi magnetik

- PET scan

- Pemindaian CT emisi foton tunggal

- Lumbar puncture (juga dikenal sebagai spinal tap). 

Pengobatan

1. Operasi pengangkatan kanker pada otak

Operasi mengangkat tumor ganas di otak ini dilakukan dengan cara mencoba mengangkat semua sel tumor dengan memotong tumor.

Dokter akan meninggalkan jaringan otak normal.

Pembedahan ini melibatkan pembukaan tengkorak (kraniotomi), yang sering disebut operasi invasif.

Namun  tidak semua kanker otak bisa dioperasi, karena dalam beberapa kasus operasi justru bisa menyebabkan kerusakan pada otak dan mengancam nyawa pasien.

2. Kemoterapi

Perawatan ini sering digunakan untuk mengobati kanker otak tingkat tinggi, baik sendiri atau dalam kombinasi dengan perawatan kanker otak lainnya, seperti operasi dan / atau terapi radiasi.

3. Bedah Saraf

Jenis operasi khusus ini dilakukan pada sistem saraf, khususnya otak dan sumsum tulang belakang, biasanya berfokus pada pengangkatan seluruh tumor otak.

4. Terapi radiasi

Perawatan ini digunakan untuk menghancurkan sel-sel tumor otak dan untuk meringankan gejala yang disebabkan oleh tumor.

5. Targeted therapy

Obat  terapi yang ditargetkan dirancang untuk menargetkan jalur spesifik atau kelainan pada sel yang terlibat dalam pertumbuhan tumor otak.

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul 'Kanker Otak'.

Editor: Widi Wahyuning Tyas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved