Breaking News:

Nikmat tapi Berbahaya, Simak Aturan Konsumsi Mi Instan agar Tak Menyesal

Banyak orang menggemari mengonsumsi mi instan karena aroma dan rasanya yang lezat dan menjadi daya pikat

freepik.com
Nikmat tapi Berbahaya, Simak Aturan Konsumsi Mi Instan agar Tak Menyesal 

TRIBUNBATAM.ID - Banyak orang menggemari mengonsumsi mi instan karena aroma dan rasanya yang lezat dan menjadi daya pikat.

Berbeda dengan penganan lain yang butuh waktu dan alat yang lumayan, untuk mendapatkan mi instan siap santap Anda tak butuh proses ribet dan alat yang banyak.

Baca juga: Air Bekas Rebusan Mi Instan Baik untuk Tanaman, Ketahui Cara Menggunakan dan Manfaatnya

Baca juga: WASPADA! Ini Bahayanya Mi Instan bagi Perempuan bila Dimakan 2 Kali Seminggu

Baca juga: Awalnya Dibuat karena Rasa Iba, Inilah Asal Usul Terciptanya Mi Instan

Seseorang hanya tinggal memanaskan air dan merebus mi sesuai instruksi atau petunjuk dalam kemasan.

Ilustrasi mi instan
Ilustrasi mi instan (KOMPAS.com)

Meski simpel dan rasanya nikmat, baiknya berapa banyak mi instan yang dikonsumsi secara harian atau bulanan?

Dokter spesialis gizi klinik di RS Hermina Ciputat, dr Dian Permatasari mengatakan, aturan untuk mengonsumsi mi instan setidaknya 1 sampai 2 kali dalam sepekan bagi mereka yang sehat.

Baca juga: Akibat Pandemi Covid-19, Penjualan Mi Instan di Korea Selatan Tembus Rekor Tertinggi

Baca juga: Begini Tips Mudah Membuat Mi Instan Menjadi Lebih Sehat untuk Dikonsumsi

Ia mengatakan, saat konsumsi mi instan baiknya memperhatikan kandungan garam atau sodium pada kemasan.

Sebab, satu bungkus mi instan mengandung garam atau sodium yang tinggi.

Baca juga: VIDEO - Salah Informasi, Emak-emak yang Marah dapat Bansos 1 Liter Beras dan 2 Mi Instan Minta Maaf

"Mi instan setiap kemasannya mengandung 300-400 kalori, hampir sama dengan makan nasi beserta lauk dan sayurnya.

Seharusnya bisa menjadi pengganti makan besar, namun hati-hati dengan kandungan garam/sodium yang terlalu tinggi di setiap kemasannya," ujar Dian saat dihubungi Kompas.com, Kamis (22/10/2020).

Mi Instant
Mi Instan (NOVA)

Menurutnya, orang yang mengonsumsi kalori berlebihan akan berisiko obesitas.

Sedangkan, mereka yang terlalu banyak mengonsumsi garam akan berisiko meningkatkan tekanan darah.

Baca juga: VIDEO - Kronologi Kapal Pengangkut Sembako Karam, Mi Instan Jadi Rebutan Warga

Baca juga: Termasuk Makanan Populer, Inilah Asal Usul Mi Instan, Awalnya Dibuat Karena Rasa Iba

Oleh karena itu, Dian mengimbau agar penderita yang memiliki riwayat hipertensi, penyakit jantung tidak disarankan untuk mengonsumsi mi instan.

Tidak hanya kandungan garam atau sodium saja yang tinggi, dalam satu porsi mi instan sangat sedikit mengandung protein. "

Selain itu juga kandungan gizi lain seperti protein rendah (dalam satu kemasan), sehingga tidak disarankan untuk mengonsumsi rutin," lanjut dia.

Ilustrasi mi instan di Singapura.
Ilustrasi mi instan di Singapura. (Instagram/primataste)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved