VIRUS CORONA DI KARIMUN
UPDATE Covid-19 di Karimun, Tambah 8 Kasus Baru, 1 Meninggal Dunia, Total 109 Kasus Corona
Dari 109 kasus, sebanyak 51 pasien Corona di Karimun telah dinyakan sembuh, 6 pasien meninggal dunia dan 52 masih dalam perawatan akibat Covid-19.
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun kembali mengumumkan perkembangan kasus.
Pada Jumat (23/10/2020) sore, jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun berjumlah 109 kasus.
Dimana 68 orang di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan 41 lainnya perempuan.
Berdasarkan data tersebut maka tercatat muncul 8 kasus yang baru. Selain itu pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga bertambah 1 orang.
Dari 109 kasus, sebanyak 51 pasien telah dinyakan sembuh, 6 pasien meninggal dunia dan 52 masih dalam perawatan.
Para pasien dirawat di sejumlah tempat, yaitu 22 orang di RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun, 2 pasien di RSBT Karimun, 1 pasien di Puskesmas Meral Barat 1 orang, 20 pasien di RSKI Covid-19 Galang dan 7 orang menjalani perawatan di rumah.

Sementara untuk sebaran 109 kasus positif Covid-19 di Karimun adalah 37 kasus di Kecamatan Karimun.
Selanjutnya 26 kasus di Kecamatan Meral, 17 kasus di Kecamatan Tebing, 15 kasus di Kecamatan Kundur, 3 kasus Kecamatan Meral Barat.
Lalu satu kasus di Kecamatan Kundur Barat, 3 kasus di Kecamatan Moro, 1 kasus Kecamatan Belat, dan 5 kasus warga luar Kabupaten Karimun.
Dengan begitu, saat ini ada 4 kecamatan yang tidak terdapat kasus positif Covid-19, yakni Kundur Utara, Buru, Ungar dan Durai.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, yang juga juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi mengatakan pihaknya juga masih menunggu ratusan hasil PCR dari pelacakan atau tracing.
"Kami masih menunggu 200-an lebih swab," katanya.
8 Pasien Positif Corona di Karimun Dibawa ke RSKI Covid-19 Galang
Delapan pasien positif virus Corona Karimun dibawa ke RSKI Covid-19 Galang.
Langkah ini terpaksa ditempuh karena kapasitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun masih belum bisa menampung tambahan pasien positif Corona baru.