TRIBUN WIKI
Ingin Rencanakan Kehamilan? Ketahui Cara Menghitung Masa Subur Wanita, Ini Ciri-cirinya!
Dengan mengetahui masa subur, pasangan bisa merencanakan kehamilan dengan cara menghitungnya berdasarkan siklus menstruasi.
Untuk mengetahui rentang atau lamanya siklus menstruasi, catat kapan hari pertama haid.
Hari pertama haid adalah hari 1.
Sedangkan hari terakhir siklus menstruasi adalah sehari sebelum haid berikutnya.
Kedua, setelah mengetahui panjang siklus menstruasi, saatnya menghitung kapan terjadinya ovulasi.
Ovulasi terjadi 14 hari sebelum menstruasi dimulai.
Jika rata-rata siklus menstruasi 28 hari, ovulasi terjadi sekitar hari ke-14, sedangkan masa suburnya berada di sekitar hari ke-12, 13, dan 14.
Apabila wanita memiliki siklus menstruasi 30 hari, berarti masa suburnya berada di sekitar hari ke-16 dihitung dari haid pertama.
Puncak masa subur adalah tiga hari menjelang dan termasuk hari ovulasi.
Selain dengan cara manual, cara menghitung masa subur juga tak perlu repot.
Cukup manfaatkan kalkulator masa subur seperti tautan Womenshealth.
Kendati menggunakan kalkulator masa subur, wanita tetap perlu menandai hari pertama haid dan rentang siklusnya.
Baca juga: 4 Kelainan Menstruasi yang Perlu Diketahui Remaja, Jangan Remehkan Rasa Sakit pada Perut
Ciri-ciri masa subur
Apabila siklus menstruasi tidak teratur, masa subur sulit dihitung dengan cara manual maupun menggunakan kalkulator.
Kabar baiknya, wanita tetap bisa mengetahuinya dengan mengenali ciri-ciri masa subur.
Melansir Web MD, ciri-ciri masa subur wanita di antaranya:
- Suhu tubuh naik 0,5 sampai satu derajat Celcius saat diukur dengan termometer