Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Bertambah 41 Pasien Positif Corona, Total Kasus Covid-19 di Batam jadi 1.255 Orang

Dilansir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam, tercatat ada penambahan 41 kasus baru pasien terkonfirmasi positif corona pada Minggu (25/10/2020)

Editor: Danang Setiawan
STRAITS TIMES
Kasus covid-19 di Batam mengalami penambahan kasus baru pada Minggu (25/10/2020). Sebanyak 41 pasien terkonfirmasi positif corona. Hingga kini total Covid-19 di Batam mencapai 1.255 kasus. Foto Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus pandemi covid-19 di Batam kembali mengalami penambahan.

Dilansir Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam, tercatat ada penambahan 41 kasus baru pasien terkonfirmasi positif corona pada Minggu (25/10/2020).

Penambahan kasus baru itu menjadikan covid-19 di Batam menjadi 1.255 kasus.

Hingga kini, klaster industri masih menjadi penyumbang tertinggi penyebaran tertinggi covid-19 di Batam.

Dari rilis Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Batam diketahui, rata-rata, keseluruhan karyawan ini dinyatakan positif Covid-19 usai menjalani pemeriksaan swab mandiri sehubungan dengan keperluan pekerjaan.

Dimana, jumlah paling banyak berasal dari PT. PCI Elektronik Internasional Batam sebanyak 186 orang.

Sementara itu, urutan kedua penyumbang terbanyak adalah PT. Philips Technologies Batam dengan 171 pekerja dan selanjutnya, PT. Infineon Technologies Batam dengan 88 pekerja.

Akan tetapi, para pekerja di PT. Infineon dan PT. Philips telah dinyatakan sembuh sejak beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pekerja PT PCI Elektronik Internasional Positif Corona, Kadinkes Batam: Klaster Karyawan Tertinggi

Angka Kematian

Jumlah kematian akibat Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi sorotan Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin.

Dirinya pun meminta agar Bupati/Wali kota se-Kepri melengkapi alat bantu pernapasan dan ventilator di tiap rumah sakit dan puskesmas dalam wilayah kabupaten/kotanya.

"Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah. Tentu saja kondisi ini sangat mengkhawatirkan," ungkap Bahtiar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, pun menanggapi instruksi Pjs Gubernur Kepri itu.

Pada umumnya, seluruh rumah sakit di Batam telah memiliki alat bantu pernapasan dan ventilator.

Ia mengungkapkan, permasalahan kasus kematian akibat Covid-19 di Batam justru terkendala pada keterbatasan ruang isolasi ICU.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved